Sebut Kementerian 'Masa Depan', Budi Arie Ungkap PR Kominfo di Era Prabowo
"Jika selama kepemimpinan Presiden Jokowi, kecepatan internet di Indonesia mengalami peningkatan 10 kali lipat. Dari 2,5 Mbps tahun 2014 naik menjadi 25 Mbps tahun 2024. Saya berharap kecepatan internet di masa yang akan datang lebih baik lagi dari sekarang," ungkapnya.
Budi Arie menambahkan peningkatan kecepatan internet diperlukan untuk pemanfaatan teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI).
"Saya juga biasa diskusi dengan beberapa pemangku kepentingan. Saya bilang AI perlu berapa? AI itu minimal 500 sampai 1 juta Mbps. Coba bayangkan kalau kecepatan kita sekarang? Autonomous car itu minimal 1 juta Mbps. Jadi memang kecepatan internet itu berbanding lurus dengan kebutuhan masyarakat," tuturnya.
Dan, isu prioritas Kominfo yang ketiga mengenai pelindungan data pribadi juga tak kalah penting. Budi Arie menyebutkan pelindungan data pribadi tidak terlepas dari keamanan siber dan tengah menjadi perhatian seluruh negara di dunia.
Budi Arie menjelaskan arti penting kesmanan data pribadi di tengah maraknya ancaman kebocoran data. Sesuai Undang-Undang Nomor 27 tentang Pelindungan Data Pribadi, penanggung jawab keamanan dan pelindungan data pribadi berada di tangan pengelola dan pemroses data pribadi.
"Pelindungan data pribadi undang-undangnya sudah keluar UU No. 27 Tahun 2022 di mana penanggung jawab keamanan dan perlindungan data pribadi itu ada di tangan pengelola dan pemroses data pribadi. Pengelola dan pemroses data pribadi itu siapa, perbankan, rumah sakit," pungkasnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!