SCG Masuk 22 Besar Perusahaan ASEAN

ED
PN
Minggu, 19 Juli 2026 | 06:34 WIB
Bagikan
SCG Masuk 22 Besar Perusahaan ASEAN

Copy of Foto 2_SCG terus memperkuat keunggulan kompetitif melalui strategi Regional Optimization dengan mengoptimalkan jaringan fasilitas manufaktur yang tersebar di berbagai negara ASEAN. /visi.news/ist

Selain itu, SCG terus mengembangkan berbagai produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar, mulai dari Green Products atau produk ramah lingkungan, Smart Value Products yang menawarkan nilai tambah bagi konsumen, hingga High Value Added Products (HVA) yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Di sektor energi, perusahaan juga memperluas investasi pada bisnis energi bersih dengan tetap menerapkan disiplin keuangan sebagai bagian dari strategi menciptakan pertumbuhan yang berkualitas, tangguh, dan berkelanjutan.

Menurut Thammasak, kekuatan utama SCG tetap terletak pada sumber daya manusia yang mampu beradaptasi terhadap perubahan serta menangkap berbagai peluang baru di kawasan ASEAN.

Fortune Southeast Asia 500 sendiri merupakan daftar tahunan yang menampilkan perusahaan-perusahaan dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan ketiga daftar tersebut. Secara keseluruhan, 500 perusahaan yang masuk dalam pemeringkatan membukukan total pendapatan sebesar 1,88 triliun dolar AS dan laba gabungan mencapai 150 miliar dolar AS sepanjang 2025.

Di tengah pengakuan tersebut, SCG juga melaporkan kinerja positif pada kuartal pertama 2026. Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp8,3 triliun.

Sementara itu, laba perusahaan mencapai Rp3,4 triliun dengan total pendapatan dari penjualan sebesar Rp68,9 triliun.

Kinerja tersebut didukung oleh berbagai langkah strategis yang dilakukan perusahaan dalam menghadapi perlambatan ekonomi global, fluktuasi harga bahan baku dan energi, serta dampak ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah.

SCG menerapkan pengelolaan risiko secara menyeluruh melalui mekanisme Daily War Room, memperkuat efisiensi biaya operasional, mengendalikan biaya energi dan bahan baku, serta menjalankan disiplin keuangan yang lebih ketat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.