SCG Dukung Transisi Hijau Indonesia Menuju Visi Emas 2045
VISI.NEWS | JAKARTA - Lanskap global saat ini memasuki era dengan regulasi iklim yang semakin ketat untuk memperkuat ketahanan dunia, salah satunya adalah Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), yaitu pajak karbon yang dikenakan berdasarkan emisi gas rumah kaca dalam barang impor. Kebijakan ini, yang diperkenalkan oleh Uni Eropa, bertujuan untuk menurunkan emisi dari produk impor dan mendorong negara-negara di seluruh dunia untuk mempercepat upaya dekarbonisasi. Berbagai regulasi transisi hijau lainnya semakin meningkatkan ekspektasi terhadap efisiensi sumber daya, ekonomi sirkular, dan adopsi teknologi rendah karbon, menciptakan urgensi bagi negara dan pelaku industri untuk memodernisasi sistem industrinya guna menjaga daya saing global.
Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, telah menjadikan keberlanjutan sebagai salah satu prioritas utama dalam visi jangka panjang nasionalnya, Indonesia Emas 2045. Dalam visi tersebut, pemerintah menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 93,5% pada 2045 dan pencapaian Net Zero Emissions pada 2060. Untuk mencapai target tersebut, Indonesia berfokus pada percepatan transisi dekarbonisasi melalui modernisasi industri, penerapan ekonomi sirkular, dan efisiensi sumber daya yang lebih tinggi. Pemerintah juga percaya bahwa peran sektor swasta dan masyarakat sangat besar dalam mencapai visi tersebut.
Sebagai respons terhadap kebutuhan transisi hijau ini, SCG, perusahaan regional terkemuka, berkomitmen untuk menjadi mitra jangka panjang Indonesia. SCG berperan penting dalam menjembatani standar keberlanjutan dan ESG global dengan prioritas inovasi hijau Indonesia melalui pendekatan Public-Private-People Partnership (PPPP). SCG tidak hanya memperkenalkan solusi inovatif untuk mendukung transisi hijau, tetapi juga berfokus pada pengembangan ekosistem lokal yang berkelanjutan.
**Warit Jintanawan**, Country Director SCG Indonesia, menyatakan, "Komitmen kami untuk menjadi mitra pembangunan Indonesia berlandaskan pada tujuan bisnis Inclusive Green Growth, yang memastikan setiap inisiatif keberlanjutan dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan kami, termasuk pemerintah, mitra bisnis, dan masyarakat. Dengan menyelaraskan praktik terbaik global dengan implementasi nyata di Indonesia, SCG memastikan bahwa inovasi transisi hijau memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata, terukur, dan inklusif."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!