Persib Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan DPMM FC 1-0 28 Jul 2026 Babak Pertama Persib Vs DPMM FC Berakhir Imbang Tanpa Gol 28 Jul 2026 Wenni Wijayanti Nilai MotivAction Kuatkan Fondasi Seorang Mukmin 28 Jul 2026 Kader Posyandu dan RT/RW Perkuat Program Homecare Jember 28 Jul 2026 Tabrakan dengan Colt Bogoran, Pengendara Motor Tewas di Sukabumi 28 Jul 2026 Test Drive Mobil Listrik GAC di GIIAS 2026, Berpeluang Bawa Pulang AION Y Plus 28 Jul 2026 Indonesia Tempel Singapura di Grup A, Peluang Lolos ASEAN Hyundai Cup 2026 Masih Terbuka Lebar 28 Jul 2026 Singapura Sempurna, Gavin Lee Minta Timnya Nikmati Tekanan Jelang Hadapi Vietnam 28 Jul 2026 Delapan Dosen UM Bandung Masuk Panitia Festival Al Jabbar 2026 28 Jul 2026 IA ISBI Bandung Bahas Penguatan Konsep Kolaborasi untuk Festival Al Jabar 28 Jul 2026 Persib Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan DPMM FC 1-0 28 Jul 2026 Babak Pertama Persib Vs DPMM FC Berakhir Imbang Tanpa Gol 28 Jul 2026 Wenni Wijayanti Nilai MotivAction Kuatkan Fondasi Seorang Mukmin 28 Jul 2026 Kader Posyandu dan RT/RW Perkuat Program Homecare Jember 28 Jul 2026 Tabrakan dengan Colt Bogoran, Pengendara Motor Tewas di Sukabumi 28 Jul 2026 Test Drive Mobil Listrik GAC di GIIAS 2026, Berpeluang Bawa Pulang AION Y Plus 28 Jul 2026 Indonesia Tempel Singapura di Grup A, Peluang Lolos ASEAN Hyundai Cup 2026 Masih Terbuka Lebar 28 Jul 2026 Singapura Sempurna, Gavin Lee Minta Timnya Nikmati Tekanan Jelang Hadapi Vietnam 28 Jul 2026 Delapan Dosen UM Bandung Masuk Panitia Festival Al Jabbar 2026 28 Jul 2026 IA ISBI Bandung Bahas Penguatan Konsep Kolaborasi untuk Festival Al Jabar 28 Jul 2026

Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden

Desi Rossilawati
Senin, 8 Juni 2026 | 18:15 WIB
Bagikan
Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden

Presiden Prabowo Subianto./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat komunikasi dengan kalangan buruh.

Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, keputusan ini didasarkan pada rekam jejak Said Iqbal yang lama memperjuangkan isu-isu ketenagakerjaan.

"Saudara Said Iqbal rekam jejaknya selama ini memang berkecimpung atau memperjuangkan mengenai ketenagakerjaan terutama mengenai isu-isu perburuhan," ungkap Prasetyo dalam keterangannya dikutip, Senin (8/6/2026). 

Dengan penunjukan ini, pemerintah berharap jembatan komunikasi antara buruh dan pemerintah dapat lebih intens, sekaligus memastikan aspirasi tenaga kerja tersampaikan secara konstruktif.

Awalnya, pemerintah mempertimbangkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh, namun setelah evaluasi, opsi menunjuk penasihat khusus dianggap lebih efektif. Prasetyo menekankan bahwa langkah ini memungkinkan buruh memiliki wakil langsung yang dapat memberi masukan kepada Presiden terkait kondisi kesejahteraan dan isu ketenagakerjaan.

"Bapak Presiden kemudian memutuskan untuk mengangkat salah satu tokoh buruh menjadi penasihat beliau di bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh," katanya.

Said Iqbal sendiri menjelaskan bahwa sebelum menerima posisi ini, ia berdiskusi dengan para aktivis buruh, termasuk di Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Hasilnya, Said memutuskan untuk memperjuangkan hak-hak buruh dari dalam pemerintahan.

"Setelah kami diskusikan di KSPI khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam," ujar Said.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.