IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan, Ini Kisah Penerima Hibah DBS Foundation 12 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan, Ini Kisah Penerima Hibah DBS Foundation 12 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026

Saham BUMI Ambruk di Tengah Tekanan Besar IHSG

Desi Rossilawati
Selasa, 19 Mei 2026 | 14:02 WIB
Bagikan
Saham BUMI Ambruk di Tengah Tekanan Besar IHSG

Ilustrasi./visi.news/topbusiness.id.

VISI.NEWS | BANDUNG - Saham PT Bumi Resources Tbk atau BUMI berbalik arah melemah tajam pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (19/5/2026). Koreksi saham emiten batu bara milik Grup Bakrie itu terjadi di tengah tekanan besar yang melanda pasar saham Indonesia.

Mengutip data perdagangan, saham BUMI ditutup turun 9,22 persen ke level Rp187 per saham. Padahal pada awal perdagangan, saham ini sempat bergerak di zona hijau dan dibuka naik menjadi Rp208 per saham sebelum akhirnya berbalik melemah.

Pergerakan saham BUMI mencerminkan tingginya tekanan jual di pasar. Saham tersebut sempat menyentuh level tertinggi Rp212 dan terendah Rp181 per saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,1 triliun. BUMI juga menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan sepanjang sesi pertama.

Pelemahan BUMI terjadi bersamaan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yang turun lebih dari 3 persen ke level 6.396,2. Hampir seluruh sektor saham berada di zona merah, terutama sektor bahan baku dan energi yang mengalami tekanan paling besar.

Kondisi tersebut dipicu kombinasi sentimen negatif global dan domestik. Salah satu faktor utama adalah kekhawatiran investor terhadap saham saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration yang menjadi sorotan lembaga indeks global seperti MSCI dan FTSE Russell.

Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali menyentuh kisaran Rp17.700 per dolar AS juga memperburuk sentimen pasar. Investor terlihat cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di pasar domestik.

Tekanan terhadap saham batu bara seperti BUMI juga tidak lepas dari aksi profit taking dan kekhawatiran terhadap volatilitas sektor komoditas di tengah situasi ekonomi global yang belum stabil.

Meski demikian, tingginya frekuensi dan nilai transaksi pada saham BUMI menunjukkan minat investor terhadap saham ini masih besar. Aktivitas perdagangan yang tinggi sering kali mencerminkan adanya pertarungan kuat antara aksi jual dan aksi beli di pasar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.