Saeful Bachri Soroti Peran UMKM dan Industri Kreatif
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Demokrat Komisi II, Saeful Bachri saat memberikan keterangan terkait pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, di Soreang, Jumat (8/5/2026)./visi.news/ist.
VISI NEWS | KAB. BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Demokrat Komisi II, Saeful Bachri, menegaskan bahwa sektor ekonomi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus menjadi fokus utama dalam pembangunan di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan terkait pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, di Soreang, Jumat (8/5/2026).
Menurut Saeful Bahri, selama dua tahun terakhir Pemerintah Provinsi Jawa Barat cenderung menitikberatkan pada sektor investasi, namun belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat secara langsung.
Ia menilai, meskipun investasi masuk dalam jumlah besar, hal tersebut belum sepenuhnya mampu mengangkat kesejahteraan dan penyerapan tenaga kerja.
“Investasi ke Jawa Barat itu hampir 290 triliun, industri kreatif sekitar 53 triliun, dan APBD hampir 30 triliun. Tapi pertumbuhan ekonomi masih di angka 5,85 persen. Ini belum optimal,” ujarnya Saeful Bahri.
Ia juga menyoroti tingkat pengangguran terbuka yang masih berada di angka 6,6–6,7 persen, serta ketidaksinkronan antara besarnya angka investasi dengan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah perlu mengubah pendekatan pembangunan dengan lebih memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, terutama UMKM dan industri kreatif yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
“Ekonomi harus bergerak setiap hari, tidak bisa hanya berbasis angka investasi besar tapi tidak berdampak ke masyarakat,” tegasnya.
Saeful menekankan pentingnya intervensi pemerintah melalui penguatan anggaran dinas terkait ekonomi, peningkatan program pelatihan UMKM, serta pendampingan agar UMKM dapat naik kelas. Ia juga meminta adanya pemetaan masalah riil yang dihadapi pelaku usaha kecil agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!