Saat Isra Mi'raj, Apakah Nabi SAW Melihat Allah?

ED
Kamis, 24 Februari 2022 | 06:59 WIB
Bagikan
Saat Isra Mi'raj, Apakah Nabi SAW Melihat Allah?

Dari dua pendapat di atas, pendapat manakah yang lebih layak untuk diyakini dan diikuti? Imam Nawawi mengatakan bahwa pendapat yang lebih unggul adalah yang mengatakan bahwa Rasulullah melihat Allah dengan kedua matanya yang mulia,

فَالْحَاصِلُ أَنَّ الرَّاجِحَ عِنْدَ أَكْثَرِ الْعُلَمَاءِ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ رَأَى رَبَّهُ بِعَيْنَىْ رَأْسِهِ لَيْلَةَ الْاِسْرَاءِ

Artinya, “Alhasil, (pendapat) yang unggul menurut mayoritas ulama, bahwa Rasulullah saw melihat Tuhannya dengan kedua mata kepalanya pada malam Isra’.” (Imam Nawawi, Syarhun Nawawi alal Muslim, , juz III, halaman 5).

Senada dengan pendapat Imam Nawawi di atas, Syekh Nawawi Banten juga menyatakan bahwa Rasulullah melihat Allah. Akan tetapi, yang dimaksud dengan “melihat” pada peristiwa itu tidak sebagaimana melihatnya manusia pada umumnya.

Menurutnya, pada peristiwa Isra’ dan Mi’raj Allah memberikan kekuatan pada kedua mata Rasulullah agar mampu melihat-Nya dengan penglihatan yang suci dan layak dengan Dzat-Nya Yang Mahasuci.

Syekh Nawawi juga mengutip pendapat sebagian ulama yang mengatakan bahwa yang melihat kepada Allah bukan kedua mata Rasulullah, akan tetapi hatinya. Allah memberikan kekuatan kepada hatinya agar bisa melihat-Nya sebagaimana penglihatan mata. (Syekh Nawawi, Nurud Zhalam Syarah Manzhumati ‘Aqidatil ‘Awam, , halaman 152).

Demikian penjelasan singkat seputar peristiwa Isra’ dan Mi’raj yang dilakukan oleh Rasulullah. Dengan mengetahuinya, semoga keyakinan dan keimanan kita akan kuasa Allah bisa semakin bertambah dan tertanam dalam hati, Amin.

@nia/nu/ustadz sunnatullah

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.