Rp335 Triliun untuk MBG, JPPI Kritik Pemerintah Abaikan Pendidikan Dasar
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 18 Agustus 2025 | 20:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah menetapkan 44 persen dari total anggaran pendidikan 2026 akan dipakai untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, alokasi MBG mencapai Rp 335 triliun, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 71 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, total anggaran pendidikan tahun depan sebesar Rp 757,8 triliun. Dari jumlah itu, Rp 491,5 triliun dialokasikan langsung kepada siswa dan mahasiswa dalam bentuk beasiswa, program Indonesia Pintar, serta MBG. Selain itu, Rp 178,7 triliun disiapkan bagi guru dan tenaga kependidikan, serta Rp 150,1 triliun untuk sekolah dan perguruan tinggi.
Namun, kebijakan ini menuai kritik dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menilai porsi anggaran MBG terlalu besar dan tidak sesuai amanat konstitusi. Ia menegaskan, Pasal 31 UUD 1945 dan putusan Mahkamah Konstitusi mewajibkan negara menyediakan pendidikan dasar gratis, bukan makan gratis.
JPPI juga menyoroti kurangnya transparansi pemerintah dalam penyusunan anggaran, termasuk memasukkan pendidikan kedinasan ke dalam pos pendidikan. Menurut Ubaid, langkah tersebut bertentangan dengan UU Sisdiknas yang mengharuskan dana pendidikan diprioritaskan untuk jenjang dasar hingga menengah.
JPPI mendesak pemerintah mengaji ulang RAPBN 2026, dengan menekankan pada pemenuhan pendidikan dasar gratis dan berkualitas, ketimbang mengutamakan program kampanye seperti MBG.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!