Rona Bahagia Warga Desa Tegalluar setelah Menyampaikan Unek-unek pada Bupati Bandung
Menurut Bupati Bandung, pembangunan danau tersebut berasal dari hibah para pengembang yang melaksanakan pembangunan di Desa Tegalluar. "Para pengembang wajib menghibahkan sebesar 10 persen dari luas lahan yang akan dibangun, dan wajib menghibahkan tanah untuk danau buatan serta jalan akses. Pengusaha yang tak siap menghibahkan lahan untuk danau dan jalan, izinnya akan ditolak," katanya.
Lebih lanjut, bupati mengatakan, terkait dengan aspirasi warga perihal perbaikan jembatan Cikeruh dan Jalan Raya Desa Tegalluar, kewenangannya ada di Pemprov Jawa Barat. "Tapi Pemkab Bandung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 12 miliar untuk pembangunan jalan raya dan Jembatan Cikeruh. Kalau Pemprov tidak akan urus Jalan Raya Sapan, seyogyanya berikan kewenangan pemeliharaannya pada Pemkab, Bandung," tuturnya.
Dalam rempug desa ini, setiap masalah yang dikeluhkan mayarakat dinas terkait langsung diminta untuk mengatasinya. "Pak Bupati, dari mulai jembatan tol PJU-PJU-nya sudah pada mati, penerangan jadi sangat minim. Ini sangat berbahaya bagi para pengendara," ungkap Asep Syarif Nurjaman warga lainnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Iip Fitrah dari Karang Taruna Desa Tegalluar. "Lampu yang minim bisa menimbulkan kerawanan bagi para pengendara. Mereka jadi tidak aman. Jadi tolong juga, selain penerangan jalan yang diperbaiki, keamanan juga ditingkatkan, karena sekarang lagi rawan begal," ujarnya.
Bupati langsung menjawab pernyataan warga tersebut, "Mana-mana ti Dinas PUTR. Tah, kitu saur warga. Tolong diperbaiki, mulai besok!," ujar bupati disambut riuh tepuk tangan warga.
Sedikitnya ada tujuh warga dan lebih dari 20 pertanyaan disampaikan mewakili pertanyaan mewakili warga lainnya. Satu-satu, pertanyaan itu dijawab dengan solusi. Sehingga, seusai pertemuan wajah-wajah yang hadir disana, tampak memperlihatkan rona bahagia, terlebih setelah hadir di rembug desa tersebut masing-masing warga pulang membawa sembako.
Memastikan Masalah Warga
Sebelum acara berakhir, bupati secara simbolis memberikan bantuan paket sembako kepada para lansia, kursi roda kepada warga yang membutuhkan, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk Linmas, RT, RW, dan bantuan lainnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!