Robot Bantu Peneliti Deteksi Emosi Anak Autis
"Robot humanoid Kaspar dan perangkat lunaknya kami kembangkan di Inggris untuk sesi terapi anak autis. Saat ini digunakan dalam terapi autisme di banyak negara. Kami juga menggunakannya di negara kami sebagai bagian dari proyek kami," kata Köse.
“Dalam lingkup proyek kami, saat anak-anak autis bermain game terapi dengan robot Kaspar, kami melacak gerakan mata, ekspresi wajah, suara, dan postur melalui berbagai sensor pintar. Kami juga memakai gelang pintar untuk memantau data fisiologis. Psikolog ahli menganalisis data dari sensor pintar ini, dan mengembangkan model kecerdasan buatan untuk membaca stres, emosi, dan perhatian anak-anak," tambahnya.
Menekankan bahwa mereka bekerja dengan berbagai kelompok anak di Türkiye, Polandia, Inggris Raya, dan Makedonia Utara dalam lingkup proyek dan membuat perbandingan, Köse menyatakan bahwa mereka bekerja dengan terapis, dokter, dan insinyur dari berbagai negara dalam kelompok proyek.
"Anak-anak biasanya tidak terlalu sering melihat wajah orang, tetapi mereka lebih sering melihat wajah robot. Kami mengamati bahwa mereka terlihat dan menjadi lebih tertarik, terutama ketika mereka bernyanyi dengan robot. Anak-anak lebih banyak berkomunikasi dengan robot saat mereka bermain. Kami mendeteksi ini baik melalui pengamatan dan analisis para ahli, dan melalui model kecerdasan buatan yang terkait dengan data sensor," jelasnya. @fen/anadolu agency/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!