Riset Akamai: Serangan Web terhadap API dan Aplikasi di Asia Pasifik Naik 65%

ED
Senin, 12 Agustus 2024 | 06:25 WIB
Bagikan
Riset Akamai: Serangan Web terhadap API dan Aplikasi di Asia Pasifik Naik 65%
Ancaman DDoS Layer 7 dan Dampaknya pada Pemilu via Media Sosial

Di wilayah APJ, serangan DDoS Layer 7 yang menyasar lapisan aplikasi situs web dan layanan online meningkat lima kali lipat selama setahun terakhir, yakni sebanyak 5,1 triliun serangan selama periode ini. Serangan tersebut membanjiri situs web dan layanan dengan banyaknya permintaan sehingga aksesnya menjadi lambat atau membuatnya tidak dapat diakses.

Para peretas sering kali menggunakan jenis serangan ini untuk mengacaukan berbagai ajang politik besar, misalnya pemilu, dan memanipulasi sentimen pemilih melalui platform media sosial. Mereka biasanya membanjiri sejumlah platform media sosial populer dengan banyak sekali permintaan web yang tampak normal dan membebani server-server tersebut. Dengan begitu, akses ke informasi kandidat, portal pendaftaran pemilih, dan bahkan informasi terbaru hasil pemilu pun terkendala. Hal ini berpengaruh langsung terhadap perolehan suara atau persepsi publik terhadap proses pemilu.

Dengan adanya penyelenggaraan pemilu di beberapa negara di wilayah APJ tahun ini, wilayah ini tentunya menjadi sasaran empuk. Para peretas mungkin saja menggunakan strategi ini untuk mengacaukan proses demokrasi penting tersebut lewat berbagai platform media sosial dan situs yang berhubungan dengan pemilu. Pemerintah dan para pelaku bisnis perlu memperkuat langkah-langkah keamanan siber mereka agar terlindungi dari ancaman semacam itu. Hal ini dapat dilakukan dengan mengambil langkah-langkah proaktif, seperti menerapkan teknologi mitigasi DDoS yang mumpuni, menyediakan infrastruktur penting yang memadai, serta mengedukasi masyarakat tentang potensi ancaman siber.

Temuan-temuan penting lainnya dalam laporan ini mencakup:

Sejak K1 2023 hingga K1 2024, tercatat adanya peningkatan serangan web sebesar 65% yang terus bertambah hingga kuartal berikutnya. Wilayah APJ, Australia (14,6 miliar), India (12 miliar), dan Singapura (10,7 miliar) mengalami serangan terhadap API dan aplikasi web terbanyak selama periode tersebut, diikuti Tiongkok (4,3 miliar), Jepang (4 miliar), Selandia Baru (2,1 miliar), Korea Selatan (1,6 miliar), dan Hong Kong SAR (1,5 miliar).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.