Reuni Akbar SMAN Cimindi/13, Update Pendaftar Sudah 1.118 Orang
Betha Pratista, Ketua Pelaksana, menjelaskan dalam program Gelar Wicara *Literacy on Air (Lit-on)* di K-Lite 107.1 FM Bandung pada Selasa (7 Oktober 2025), bahwa program Wali Pohon dipilih karena bersifat abadi dan edukatif. "Nama SMAN Cimindi memang sudah tidak ada lagi, karena sejak 1997 dilebur menjadi SMAN 13 Bandung. Kami ingin mengenang nama tersebut dalam bentuk monumen hidup yang dapat terus tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang," ungkapnya.
Pohon-pohon yang akan ditanam di kawasan Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi ini nantinya akan dirawat oleh tim konservasi. "Pohon-pohon ini akan menjadi simbol kehidupan dan kebersamaan lintas zaman. Mereka tumbuh untuk kita dan juga untuk adik-adik generasi penerus," tambah Betha. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dari alumni untuk meninggalkan warisan yang bernilai bagi lingkungan dan masyarakat.
Chun Chun Hendarto, salah satu alumni yang aktif dalam proses pendaftaran, mengajak seluruh alumni untuk segera bergabung. "Jangan tunggu sampai detik terakhir. Mari kita ramaikan reuni ini, jadikan momen bersejarah, tidak hanya untuk bertemu teman lama, tetapi juga untuk meninggalkan jejak kebaikan bagi lingkungan," ujarnya dengan semangat. Untuk para alumni yang mau daftar, bisa KLIK DI SINI
Kegiatan penanaman pohon ini juga akan dihadiri oleh sejumlah tokoh alumni dan mitra konservasi, termasuk Kang Echo dari WJCTF dan Nicolas (Dansis PDW 2025) yang turut hadir dalam gelar wicara di radio K-Lite. Mereka mengapresiasi semangat para alumni untuk menggabungkan nilai kebersamaan dengan pelestarian lingkungan dalam satu momentum reuni yang penuh makna.
Dengan semangat “Kembali ke Akar, Menanam untuk Masa Depan”, Reuni Akbar SMAN Cimindi/13 Bandung bukan hanya sekadar ajang temu kangen antar alumni, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi alumni terhadap pelestarian lingkungan dan generasi yang akan datang. Reuni ini akan meninggalkan jejak yang abadi, baik dalam bentuk hubungan yang semakin erat antar alumni maupun melalui pohon-pohon yang terus tumbuh sebagai simbol persatuan dan kontribusi sosial.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!