Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga
VISI.NEWS – Isu kesejahteraan sosial menjadi perhatian utama dalam Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi PDI Perjuangan, Indi Naidha Wulandari, di Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri atas unsur Muspika, pemerintah desa, kader partai, serta tokoh masyarakat.
Sebagai Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Jember yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, kesehatan, dan tenaga kerja, Indi menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait perlindungan sosial akan menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkan melalui pembahasan bersama pemerintah daerah.
Dalam dialog bersama warga, berbagai usulan disampaikan, mulai dari pemberian insentif bagi juru kunci melalui program Kesra hingga penguatan pendampingan sosial bagi masyarakat kurang mampu. Menurut Indi, keberadaan pendampingan yang tepat sangat penting agar masyarakat dapat mengakses berbagai program bantuan pemerintah secara optimal.
"Hasil reses ini akan kami bawa ke DPRD sebagai bahan pembahasan bersama pemerintah daerah. Kami ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, mendapatkan perhatian dan tindak lanjut," ujar Indi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan fotokopi maupun data KTP kepada pihak yang tidak memiliki kepentingan yang jelas. Penyalahgunaan data kependudukan, menurutnya, dapat berdampak pada perubahan status desil kemiskinan yang berpengaruh terhadap penerimaan bantuan sosial.
Selain itu, Indi mendorong agar proses pendataan masyarakat penerima bantuan sosial dilakukan secara akurat dan transparan sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Meski kesejahteraan sosial menjadi fokus utama, Komisi D DPRD Jember juga tetap memberikan perhatian pada sektor pendidikan dan ketenagakerjaan. Pemerintah daerah didorong memastikan program pendidikan tidak membebani orang tua siswa, sementara penguatan UMKM perlu terus dilakukan untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!