Rembug Bedas di Nagreg, Firos, "Apakah Besti bisa sampai S2 dan S3?"
Pada giat Rembug Bedas itu, Bupati menyerahkan wakaf buku kepada Bunda literasi desa, stimulan perbaikan rumah tidak layak huni kepada warga penerima manfaat. Selain itu bansos untuk korban bencana, kartu tani Sibedas kepada kelompok tani, kredit juara Bedas tanpa bunga dan jaminan kepada pelaku usaha dan bantuan fasilitasi halal.
Sementara itu, Kepala Desa Bojong Asep Dedih Wahyudin mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna serta jajaran OPD Pemkab Bandung. Ia pun mengaku merasa bangga dengan hadirnya orang nomor satu tersebut dalam rangka kunjungan kerja melalui program Rembug Bedas.
Asep mengatakan para pengrajin bata merah di Desa Bojong sudah terkikis, karena kalah bersaing dengan pemanfaatan teknologi. "Pengrarjin bata merah kalah dengan hebel," katanya.
Asep mengatakan 63 persen atau sekitar 40 hektare lahan pertanian bakal alih fungsi di Desa Bojong, setelah ada rencana mega proyek pembangunan tol. "Berharap ada solusi kedepannya," katanya.
Karena lahan pertanian mulai berkurang, Asep berusaha untuk melakukan inovasi melalui pengembangan lahan menjadi kawasan atau daerah wisata.
"Kami sedang mengembangkan lapangan sepakbola, dan flaying pok," katanya.
Asep berharap kepada Bupati ada perbaikan atau pengecoran jalan tembus Lebak Jero sepanjang 1 km dari Desa Bojong tembus ke Desa Ciherang bisa selesai tahun ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!