Relawan Komunitas Pecinta Alam Bandung Terhenti di Tapanuli Utara, Akses Jalan Tertutup Longsor
VISI.NEWS | TAPANULI UTARA - Upaya penanggulangan bencana di Kota Sibolga menghadapi hambatan serius setelah tim relawan dari Yayasan Komunitas Pecinta Alam (YKPA) Bandung terpaksa menghentikan perjalanan mereka di Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara, pada hari ini. Akses jalan utama yang menghubungkan wilayah tersebut dengan Sibolga mengalami kerusakan parah akibat longsor dan banjir yang melanda daerah itu dalam beberapa hari terakhir. Material longsor yang menutupi badan jalan membuat lalu lintas lumpuh total, sehingga kendaraan relawan tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju lokasi bencana.
Menurut laporan yang diterima dari tim di lapangan, sepanjang perjalanan menuju Sibolga, mereka juga menemukan beberapa titik longsor lainnya yang menutupi sebagian jalan. Meski demikian, para relawan tidak tinggal diam. Mereka segera turun tangan membantu warga yang terjebak dan melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun material longsor di beberapa titik lokasi. Proses evakuasi dilakukan secara bergantian dengan alat seadanya, mengingat keterbatasan peralatan berat yang tersedia di daerah tersebut.
"Saat ini, tim kami terus bekerja dengan alat seadanya, terutama di titik-titik longsor yang terparah. Kami berusaha secepat mungkin menolong warga yang tertimbun dan terjebak," ungkap Akrurrozi dari YKPA. Mereka berupaya keras untuk mengatasi kendala yang ada meski berada dalam kondisi yang sangat terbatas.
Di sisi lain, anggota Yayasan Komunitas Pecinta Alam yang berada di Bandung terus berusaha membantu melalui penggalangan dana. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk berbagai kebutuhan logistik, transportasi, peralatan evakuasi, serta pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sibolga. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pergerakan tim relawan dan mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak.
"Kami di Bandung terus berusaha mengumpulkan dana untuk mendukung rekan-rekan di lapangan. Kami berharap, bantuan yang kami kirimkan bisa membantu memfasilitasi operasi penyelamatan dan evakuasi," kata Akrurrozi. Penggalangan dana ini juga mencakup kebutuhan mendesak untuk mendukung kelangsungan hidup para warga terdampak bencana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!