REFLEKSI | Yang Mata Hatinya Jauh dari Ilmu

ED
Sabtu, 30 April 2022 | 07:30 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Yang Mata Hatinya Jauh dari Ilmu

Sesungguhnya Allah dalam ayat di atas, ingin membuat kita untuk bisa membangun kepekaan diri, dari apa yang bisa kita cermati dalam ayat di surat Al Hajj di atas.

Agar supaya kita tidak terjerumus menjadi manusia yang buta hati, membutakan perasaan, yang akhirnya menjadikan kita buta, baik lahir dan batinnya.

Jika itu menjangkiti, akan sangat celaka kita nanti, susah dibuat menyadarinya, karena jika hati kita sudah berkarat dan membantu, hati kitapun akhirnya, tidak bisa lagi melihat kebenaran yang sangat jelas adanya.

Manusia yang sadar, akan keberadaan dirinya di dunia untuk menjadi fill ardhi (Khalifah di bumi) akan selalu mengembangkan potensinya untuk memberi nilai kebermanfaatan dirinya, bagi manusia lainnya, ini merupakan manusia yang mawas diri, tau menempatkan dirinya, untuk bisa berguna, dan bisa memberi kontribusi terbaik dirinya bagi kemanusiaan.

Dalam pandangan Tuhan, tipikal manusia seperti ini, adalah manusia agung, yang level capaiannya melebihi manusia lainnya, dalam meninggalkan jejak langkahnya, yang terus berproses menjadikan ia rahmat bagi seluruh alam.

Maka pantas manusia macam ini disebut dengan panggilan terhormat yang gelari, Alim Rabbani.

Apakah itu Alim Rabbani ?

Alim Rabbani adalah para ulama yang mengamalkan ilmunya. Mengajarkan kebaikan, membawa umat pada pemahaman, sehingga umat menjadi tahu, mana yang baik dan mana hal yang buruk yang harus mereka jauhi, sehingga umat semakin kuat akidahnya, semakin baik ahlaqnya, dan berkualitas keimanannya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.