REFLEKSI | Wahsyi bin Har
Siapapun tak akan bisa menyadari kesalahannya ketika nafsu melewati batas akal dan hati nuraninya. Hanya yang berpikir jernih dan berhati bening yang bisa menemukan kekeliruan apa yang telah dilakukannya.
Banyak kisah tentang orang-orang yang telah berbuat kesalahan namun mati dalam keadaan husnul khotimah. Bahkan seorang pembunuh bayaran, yang bernama Wahsyi bin Har yang telah membunuh Hamzah bin Abdul Mutalib paman Rasulullah SAW dengan cara keji. Namun kemudian hari Wahsyi adalah seorang yang membela kemuliaan Rasulullah SAW dan termasuk salah seorang yang meyebarkan ajaran Islam. Yah karena dia cepat menyadari kesalahannya dan menebusnya dengan kebaikan semasa hidupnya.
Sekelam apapun masa lalu seseorang, satu kalimat yang disampaikan oleh Allah kepadanya, ”Janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah”. ***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!