Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 Golkar Yakin Gus Kikin Rangkul Semua Kelompok di PBNU 31 Aug 2026 Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan Bupati 31 Aug 2026 Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan 31 Aug 2026 Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Riau, Ini Daftarnya 31 Aug 2026 Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 Golkar Yakin Gus Kikin Rangkul Semua Kelompok di PBNU 31 Aug 2026 Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan Bupati 31 Aug 2026 Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan 31 Aug 2026 Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Riau, Ini Daftarnya 31 Aug 2026

REFLEKSI | Wahsyi bin Har

ED
Jumat, 4 Agustus 2023 | 06:18 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Wahsyi bin Har

Oleh Idat Mustari

Self Reminder

  • Kunasehati diriku dan juga mungkin dirimu.

BAHWA tidak semua orang diberi kemampuan oleh Allah dalam hal menyadari kesalahan yang telah dilakukannya. Ada orang yang cepat sadar dengan kesalahannya, ada orang yang lama menyadari kesalahannya dan ada orang yang tidak pernah menyadari kesalahannya.

Orang yang menyadari kesalahannya adalah orang yang diberi kabar gembira oleh Allah, sedangkan orang yang tidak pernah bisa menyadari kesalahannya adalah orang yang merugi.

Orang yang menyadari kesalahannya mungkin saja berbuat salah lagi tetapi ia cepat sadar dan berusaha memperbaiki kesalahannya serta menghindari dari hal yang membuat dirinya terjerumus dalam kesalahan.

Sedangkan orang yang tidak menyadari kesalahannya akan mengulangi kesalahannya tanpa ada usaha memperbaikinya.

Menyadari kesalahan itu lebih baik dari sekedar merasa bersalah. "Jangan mengulangi kesalahan yang sama sebab masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki". Begitu kata Sang Bijak.

Orang yang paling dan harus menghormati diri kita adalah diri kita sendiri, salah satunya adalah dengan segera menyadari kesalahan dan melakukan perbaikan. Ia harus segera hijrah dari kesalahan menuju perbaikan, inilah bentuk tertinggi penghormatan atas diri sendiri.

Siapapun tak akan bisa menyadari kesalahannya ketika nafsu melewati batas akal dan hati nuraninya. Hanya yang berpikir jernih dan berhati bening yang bisa menemukan kekeliruan apa yang telah dilakukannya.

Banyak kisah tentang orang-orang yang telah berbuat kesalahan namun mati dalam keadaan husnul khotimah. Bahkan seorang pembunuh bayaran, yang bernama Wahsyi bin Har yang telah membunuh Hamzah bin Abdul Mutalib paman Rasulullah SAW dengan cara keji. Namun kemudian hari Wahsyi adalah seorang yang membela kemuliaan Rasulullah SAW dan termasuk salah seorang yang meyebarkan ajaran Islam. Yah karena dia cepat menyadari kesalahannya dan menebusnya dengan kebaikan semasa hidupnya.

Sekelam apapun masa lalu seseorang, satu kalimat yang disampaikan oleh Allah kepadanya, ”Janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah”. ***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.