REFLEKSI | Saat "Ditenggelamkan" oleh Allah
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
PERSOALAN, merupakan bagian yang selalu ada dan menghiasi semua proses kehidupan manusia, hingga ia acap kali menghampiri kita, menguji kita, dan kita dituntut untuk bisa menyelesaikannya, juga mampu menjawab setiap persoalan-persoalan yang bisa kita selesaikan.
Persoalan tak lepas dari cara bagaimana Allah ingin mendewasakan diri kita, dan kita mendapat pembelajaran berarti yang mampu mematangkan kedirian kita, akal budi perasaan kita, dan menambah esensi kebijaksanaan, yang akan terlahir dari setiap diri yang diproseskan menyelesaikan persoalan itu.
Setiap nabi selalu di uji. Persoalan besar selalu Allah hadapkan pada mereka.
Ketika ia mampu menyelesaikannya, bukan berarti persoalan sudah tak ada lagi !
Tetapi terus, persoalan demi persoalan baru di datangkan, dan rangkaian persoalan itu menjadi seperti, pribahasa...mati satu tumbuh seribu, atau hilang silih berganti.
Apa yang kita harus kedepankan, ketika persoalan kehidupan mendera kita ?
Bersyukurlah, bersabarlah, dan yakinlah ! Ikhlas menerima persoalan, sambil kita terus berikhtiar, adalah merupakan kebaikan untuk kita dalam menyelesaikan setiap persoalan demi persoalan yang kita hadapi itu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!