Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026

REFLEKSI | Saat "Ditenggelamkan" oleh Allah

ED
Rabu, 1 Februari 2023 | 06:53 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Saat "Ditenggelamkan" oleh Allah

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

PERSOALAN, merupakan bagian yang selalu ada dan menghiasi semua proses kehidupan manusia, hingga ia acap kali menghampiri kita, menguji kita, dan kita dituntut untuk bisa menyelesaikannya, juga mampu menjawab setiap persoalan-persoalan yang bisa kita selesaikan.

Persoalan tak lepas dari cara bagaimana Allah ingin mendewasakan diri kita, dan kita mendapat pembelajaran berarti yang mampu mematangkan kedirian kita, akal budi perasaan kita, dan menambah esensi kebijaksanaan, yang akan terlahir dari setiap diri yang diproseskan menyelesaikan persoalan itu.

Setiap nabi selalu di uji. Persoalan besar selalu Allah hadapkan pada mereka.

Ketika ia mampu menyelesaikannya, bukan berarti persoalan sudah tak ada lagi !

Tetapi terus, persoalan demi persoalan baru di datangkan, dan rangkaian persoalan itu menjadi seperti, pribahasa...mati satu tumbuh seribu, atau hilang silih berganti.

Apa yang kita harus kedepankan, ketika persoalan kehidupan mendera kita ?

Bersyukurlah, bersabarlah, dan yakinlah ! Ikhlas menerima persoalan, sambil kita terus berikhtiar, adalah merupakan kebaikan untuk kita dalam menyelesaikan setiap persoalan demi persoalan yang kita hadapi itu.

Ketawakalan kita merupakan obat mujarab, yang mampu memberikan imun kekebalan penambah keimanan kita.

Manusia sudah digariskan menghadapi persoalan-persoalannya. Manusia sudah dibekali, bagaimana ia bisa menyelesaikan semua rintangan, yang ia temukan sebagai persoalan hidup buat dirinya.

Maka jangan resah menghadapi persoalan hidup kita. Sebagaimana pun beratnya, selama kita masih di beri nikmat sehat dan nikmat bernafas, serta nikmat iman, maka akan selalu ada jalan tak terduga, kala kita selalu berbaik sangka pada Allah sang pemberi persoalan itu sendiri.

Datangnya persolan, kadang kita serasa ditengelamkan oleh Allah, terlempar pada laut tak bertepi, dan kita serasa ada dalam kesendirian.

Nah...Itulah hal terbaik dan perasaan yang paling indah yang langsung kita alami.

Mengapa demikian ?

Ketika kita disana, dalam persoalan yang menghimpit, dan kesulitan besar yang menghadang, dan kita masuk pada persoalan di uji itu, disinilah kita sedang di hadapkan pada fase kesadaran diri, bahwa hanya ada kita, dengan Allah saja, pada situasi tersebut yang kita sedang alami ini.

Tak ada pegangan terindah selain Dia yang maha besar. Tak ada penolong selain Dia yang maha membantu. Maka itulah jalan bagi terbukanya, kesempatan pada kita untuk melakukan munajat kecintaan kita padaNya.

Munajat cinta kita padaNya, harus bergaung dalam situasi ini. Kuatkan ikatan cinta kita, karena Allah pada situasi kita dalam persoalan yang kita hadapi, Ia sedang dekat-dekatnya pada kita.

Dia ingin ada hubungan khusus yang tak kita lewatkan ! Kitanya saja yang harus pintar membaca situasi ini !

Bahwa dalam persoalan hidup, ada Allah yang sangat dekat, ada jalan yang akan membuat kita teruji imannya, dan ada kualitas diri yang nantinya akan terbangun kuat, hingga kita memiliki mentalitas, dan karakter sebagai seorang beriman yang tangguh.

Nabi Yunus tertolong oleh munajatnya. Nabi Ibrahim tertolong oleh munajatnya takala ia dibakar api, hingga api jadi dingin dan tak mencelakainya.

Begitupun Nabi Muhammad SAW, bahkan semua persoalan yang mendera Nabi kita, beliaunya malah bisa membangun banyak munajat-munajat cinta, yang munajat itu di wariskan pada umatnya.

Maka berbahagialah kita, dengan bekal doa munajat dari sang Nabi.

Itu adalah warisan hebat, bekal yang dasyat untuk umatnya pakai.

Munajat Nabi SAW, sebagai salah satu munajat terindah yang bisa kita bacakan, merupakan bekal untuk membangun kedekatan kita, dan kita bisa di cintaiNya.

Hingga persoalan hidup seberat apapun yang kita hadapi, pada akhirnya, esensi dari semua itu, adalah akan mengantarkan kita pada hari-hari kita terus membangun munajat cinta kita padaNya.

Persoalan yang kita hadapi, pada hakekatnya menjadi jalan kita untuk dekat padaNya.

Dan persoalan juga yang akan membuat kita menjadi manusia utama, manusia istimewa, dan manusia bijaksana, yang akan terus menaikan jenjang kemanusiaan kita, masuk menjadi manusia paripurna, dan sempurna, menuju manusia insan kamil yang Allah inginkan, subhanallah.

Alhamdulillah.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.