Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026 Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026

REFLEKSI | Puasa untuk Meraih Cinta

ED
Senin, 4 April 2022 | 12:20 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Puasa untuk Meraih Cinta

Menipu Allah adalah pada hakekatnya menipu diri kita sendiri. Apakah lantas itu membuat kita bahagia ? Ataukah kita bangga pada tipu daya kita ? Jika kita masih merasa bisa memperdaya orang, selalu menang bisa mengelabui banyak orang, artinya, kita telah jadi manusia yang sulit mendapat hidayah, walau kita telah beriman.

Perhatikan surat Al-Baqarah ayat ke 18, Shummum bukmun ‘umyun fa hum lā yarji‘ūn. Artinya, “(Mereka) tuli, bisu, dan buta, maka mereka tidak akan kembali.”

Lalu kaitan semua hal di atas itu, dengan puasa kita dibulan penuh berkah ini, di bulan Ramadan, adalah, tumbuhnya kesadaran dari rasa cinta kita pada Dia, Dzat yang maha besar, sehingga puasanya kita, pada akhirnya mampu...

1. Dengan berpuasa, kita sesungguhnya siap memasuki kemurnian kedirian kita 2. Siap menanggalkan hal buruk yang selama ini kita genggam. 3. Meninggalkan tipu daya diri, dan mengenakan jubah diri kita yang sebenarnya, yang tak berkedok dusta, hanya untuk mengelabui orang lain. 4. Menjadi pribadi mulia. 5. Menjadi diri sendiri. 6. Menjadi Muslim sejati. 7. Menjadi pribadi unggul. 8. Menjadi manusia paripurna.

Alhamdulillah, itulah hakekat cinta kita yang terbangun atas hadirnya bulan Ramadan ini. Tak ada kepalsuan, tak ada dusta, tak ada tipu daya, yang ada, adalah semakin besar rasa cinta kita, semakin yakin dan kuatnya ketaqwaan kita, dan semakin murni iman kita pada Dzat yang maha tahu.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.