REFLEKSI | Pilar Kekuatan Islam yang Hilang
Tabayyun sendiri adalah salah satu ajaran Islam yang sudah dikenalkan sejak zaman Rasulullah SAW. Dalam dunia modern yang maju seperti saat ini, tabayyun bisa diartikan sebagai cek dan ricek atas sebuah kabar yang beredar di tengah-tengah kita. Dan umat harus banyak melakukan hal positif tersebut.
Semua karena fitnah keji sangat masif saat ini, dan telah banyak menelan korban, membuat yang alim, dan solehpun, kadang terbawa ikut-ikutan menjadi pembenci, yang tidak ia sadari.
Andai kita melupakan tabayyun ini, maka kita telah melupakan keadilan itu sendiri.
Hadits riwayat Imam Ahmad, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya akan terjadi suatu masa yang penuh dengan tipu daya. Pendusta akan dianggap orang jujur, sedangkan orang jujur dianggap pendusta. Para pengkhianat dianggap amanah, sebaliknya orang yang amanah dianggap pengkhianat. Dan berbicara ruwaibidhah? Siapa Ruwaibidhah? Orang bodoh yang berbicara kepentingan orang banyak.''
Mari perkuat insting keadilan kita dalam menyikapi suatu fenomena, Sehingga dengan demikian kita bisa terselamatkan karena sikap kita yang bisa melihat sebuah persoalan secara jernih.
Alhamdulillah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!