REFLEKSI | Nilai Kehakikian

ED
Selasa, 22 Februari 2022 | 08:18 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Nilai Kehakikian
Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn.
MENCINTAI nilai simbolis,  adalah baik. Namun jauh lebih baik dan dalam, jika kita mencintai kehakikian murni yang tak perlu terlihat bentuk dalam wujudnya yang konkrit...Karena apa yang kita cintai pun, adalah  sang maha ghaib !!
Yang tak terlihat, dan yang tak berwujud.
Dia adalah, kekuatan yang menjadi tumpuan.
Yang maha tahu apa apa yang tersembunyi dalam hati kita, maupun sir lintasan pikiran kita.
Maka cinta kita pada Dia yang maha hidup, adalah seperti tarikan dan hembusan nafas kita. Ia ada, dan menghidupi kita, tampa perlu syarat, tanpa perlu bukti kita harus mencintainya atau pun tidak...!
Sehingga pantas banyak ulama langit yang menyembunyikan kwalitas keutamaan dirinya di hadapan manusia yang tak perlu tau, hubungannya dengan Dia, yang maha esa.
Beda dengan banyak ulama dunia, yang sering kali terjebak nilai-nilai simbolik yang perlu ia kenakan sebagai aksesoris, etalasenya dalam beragama, yang merasa perlu ia pamerkan, yang mesti selalu ia bawa dan akhirnya ia ujubkan... !
Dasyat....!
Godaan yang begitu lembut !
Saking halusnya syaitan, menyamarkan keburukan, dalam bentuk membanggakan sebuah tampilan, yang akhirnya menjadi "trend," dan di tiru, banyak manusia peniru lainnya.
Lagi lagi kita salah kaprah dalam memahami kehaqiqian pada bentuk keimanan.
Iman itu indah jika nilai haqiqi nya sudah kita terapkan, sehingga dengan demikian, kita tak terjebak pada keadaan beragama yang terlalu diada-adakan !
Ingat Uwais al-Qarni si Penghuni Langit, ia dikenali penduduk langit, karena tingkat imannya yang mampu menguncang Arsy.
Ia sangat sederhana, sedikit tak biasa, tidak seperti manusia kebanyakan pada saat itu, yang umumnya sudah mengenal cara berpakaian yang modis.
Lihat juga golongan manusia penduduk bumi masa kini, ia hanya bisa viral di medsos, di kenali penduduk dunya, karena bukan persoalan hebatnya keimanan, tapi karena kasusnya yang heboh, yang menguncang jagad  dunia maya, sebab perilakunya yang konyol, dan kurang ajar.
Nilai kehakikian itu di dapat dari pemahaman yang mendalam atas nilai nilai agamanya yang sangat kompleks.
Intinya sebenarnya sederhana...
Ada nilai kemanusiaan, kepedulian, kasih sayang, dan cinta tampa  perlu menuntut yang berlebihan.
Cukup Tuhan kau dekati dengan cara seperti itu...!
Bukan dengan cara bicara berapi-api, bicara penuh emosi dan kebencian.
Sekali lagi, bukan dengan itu cara kita mendekati Tuhan.
Manusia sifatnya selalu lengah, hingga bisa dikelabuhi setan.
Jika manusia sudah ada dalam kendali setan, lihat gayanya, ia akan bertingkah penuh ujub dan  ketakaburan...Sombong!
Gayanya, sudah seperti junjungannya yang ia tiru, setan!
Setan dalam wujud manusia, itulah para penghuni surga dunia.
Dan nilai agama yang syarat akan makna makna kehakikian, akan tersembunyi darinya...!
Sehingga yang ia agul agulkan adalah nilai simbolik, seperti apa yang ia kenakan, dan seperti apa yang ia fahami...
Yang hanya menjadi etalase, enak di pajang dan dipandang... namun, noool dalam memahami makna kehakikianNya.
Semoga kita tak menjadi manusia macam ini, manusia yang tertipu surga dunia, dengan mengedepankan gaya, kemasan, memainkan peran, dimana ia mengadaikan akhiratnya, hanya untuk mencari sesuatu yang bukan esensi.
Kehakikian adalah rahmat Allah yang tak mudah di gapai manusia, apalagi, manusia yang masih mengandalkan nafsunya.
Kehakikian itu maha lembut, seperti halnya keluar masuknya udara yang kita hirup, sampai kitapun lupa menghitung nikmat itu, yang telah memberi kita hidup.
Kehakikian itu cahaya, yang dapat membuat kita awas pada sesuatu yang menjadikan ilmu, padahal semua orang melihat hal yang sama, tapi Allah memberi ke khususan, hingga ilmunya itu, hanya  kita yang dapatkan.
Karena apa ?
Karena kita peka, kita mampu menangkap esensi kehakikianNya, Alhamdulillah.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.