REFLEKSI | Menghilangkan Dendam

ED
Sabtu, 2 Juli 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Menghilangkan Dendam

Dendam merupakan sifat tercela, yang iblis susupkan dalam sanubari manusia yang lemah, dan selemah lemahnya iman. Iblis sangat suka pada manusia jenis ini, manusia yang kurang iman. Sehingga pantas mereka yang tidak berilmu, minim pengetahuan keagamaan, jauh dari ajaran baginda Nabi mudah di rasuki dendam.

Dendam tidak akan pernah memberi kebaikan pada pencapaian spiritual kita, ia menjadi hijab yang akan membatasi potensi daya kilau hati, untuk bisa menembus alam-alam keghaiban milik sang maha pencipta.

Maka untuk menjadi manusia yang menuju Insan Kamil, kesempurnaan kita sebagai manusia, jangan sampai terhalangi karena masih adanya setitik dendam yang menempel pada hati kita.

Bagaimana menghilangkan Dendam :

  1. Jadikan hati kita selalu bersih, besar rasa kasih sayang, dan mampu untuk memaafkan kesalahan orang yang menyakiti hati kita.
  2. Jangan biarkan mengendapkan rasa kesal, marah, dan hal buruk lainnya pada hati kita, murnikan terus hati kita dengan sering berisigfar, sehingga hal tercela yang ada dalam hati, terkikis dengan istigfar kita.
  3. Selalu meneladani Nabi dalam setiap perilaku, dan mau belajar mengikutinya, khususnya dalam bermuamalah yang baik, yang menjauhi sifat tercela, menaruh dendam.
  4. Bergaul dengan orang-orang soleh yang bisa terus saling mengingatkan dalam kebaikan.
  5. Selalu berprasangka baik pada setiap orang, dan menjauhi hal yang tidak bermanfaat yang bisa menimbulkan perselisihan.

Ajaran Agama kita, Islam, melarang keras bagi umatnya untuk memiliki sifat pendendam. Hal ini dikarenakan sifat dendam akan membuat seseorang menjadi hilang akal dan dikuasai oleh nafsu yang membabi buta ingin menyakiti seseorang. Dan hal tersebut akan membuat kita semakin jauh dari Allah SWT.

Dendam adalah senjata andalan iblis dalam menumpahkan perpecahan, putusnya silaturahmi, dan hubungan persaudaraan. iblis sangat menyukai bab dendam ini, dan terus mengkreasi mencari hal inovatif memoles dendam menjadi indah, padahal itu merusak segala rupa bentuk keimanan dan ketaqwaan kita.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.