REFLEKSI | Maulid Nabi
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
ARTI dari mukjizat adalah suatu hal yang luar biasa, ajaib, diluar kelaziman.
Banyak mukjizat para Nabi terdahulu yang kita ketahui, namun mukjizat tersebut hanya tinggal nama, dan selesai pada masanya.
Namun hal berbeda ada pada mukjizat Nabi kita. mukjizatnya terus terjaga, paling terasa, bahkan sampai kini, dan periode kurun waktu selanjutnya, mukjizat Nabi kita akan terus ditemukan, hadir lagi, dan selalu saja ada mukjizat baru yang muncul mengetarkan dunia, sesuai kemajuan tehnologi yang bisa membuktikannya.
Siapa yang menemukan mukjizat-mukjizat Nabi kita itu ? Sebagian memang sudah nyata dan disepakati bersama sedari awal. Seperti Al Qur'an, peristiwa Isra Miraj, bulan terbelah, merupakan peristiwa mukjizat yang terjadi di jaman Nabi, dan kita meyakininya.
Lalu Pembuktian mukjizat setelah nabi wafat yang baru ditemukan belakangan itu bagaimana ?
Seperti temuan mukjizat yang dalam dekade ini dibuktikan para ilmuwan, sehingga sebagian diantaranya mengakui kebenaran Al Qur'an itu sendiri.
Keistimewaan air do'a yang sebelumnya di anggap bid'ah oleh sebagian muslim, ternyata setelah dibuktikan oleh ilmuwan Jepang, Masaru Emoto, apa yang sejak lama di yakini umat, bahwa air doa itu bisa menjadi unsur penguat energi, dan media penyembuh, ternyata nyata, dan memang bisa dibuktikan secara ilmiah bukan ilmu klenik, yang dianggap bid'ah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!