IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Maulid Nabi

ED
Kamis, 29 September 2022 | 09:24 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Maulid Nabi

Maka Alhamdulillah, Mukjizat Maulid Nabi, terus hidup sampai saat ini.

Setelah sebelumnya di munculkan oleh Panglima Perang Islam yang tak hanya membangkitkan semangat juang, dan jihad pasukan Islam saat itu, hingga berhasil merebut Yerusalem, sebagai Kota Suci kedua umat Muslim, dan semangat lainnya juga, adalah menghadirkan kegembiraan pada umat Islam yang meyakini keistimewaan Mukzijat Nabinya, dengan perayaan Maulid Nabi ini.

Bisa dibayangkan, kita berpikir kritislah...

Andai Salahuddin Al Ayyubi tidak berpikir cerdas menghidupkan Maulid Nabi, setelah tiga abad terus terjadi perang, jutaan manusia mati karena perang dan penyakit, tak akan pernah ada penaklukan kembali Yerusalem yang telah di rebut tentara Salib...sebab lelahnya pasukan Islam dalam pertempuran, peperangan yang menyita semangat juangnya.

Andai saudara se Islam kita menyatakan Maulid itu bid'ah, sanggupkah ia berperang dalam waktu satu bulan penuh, setiap hari, seperti berperangnya Salahuddin Al Ayyubi, yang berjuang melawan tentara Salib selama 20 tahun masa hidupnya ?

Bisakah mereka yang gampang menyatakan bid'ah pada perayaan Maulid Nabi itu, menghadirkan mukjizat pada masa kritis dalam situasi terus berperang ?

Lalu bisakah ia menghadirkan kegembiraan ? Hingga pasukan perang Islam, kembali mendapatkan daya juang, dan semangat berperangnya kembali berkobar luar biasa !

Pastinya, siapapun pada masa ini, akan sangat gampang menyela ! Membid'ahkan amalan saudaranya sesama Muslim !

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.