REFLEKSI | Keutamaan Diri
Begitupun jika kita di juluki manusia lainnya karena keburukan kita, maka keburukan itu akan terus menempel pada diri kita, sampai kita mendapat cap yang kuat melekat, disebabkan karena kita telah menorehkan perbuatan yang buruk selama kita hidup, dan bisa jadi jika kita tak mau merubah diri, malaikat di alam akhirat, akan mengenali keburukan kita, yang tak hanya di kenal manusia takala kita hidup di dunia. Nauzubillah min dzalik.
Keutamaan diri adalah amanah Allah yang harus kita dijaga. Ia ada karena kita telah berusaha mengikuti jalan dari teladan manusia, yakni Nabi Muhammad SAW yang telah membuka keteladanan agung yang tiada taranya.
Terbukanya jalan keselamatan baik di dunia maupun akherat, tergantung dari keutamaan yang bisa kita kiprahkan, dan keutamaan diri yang kita sandang sebagai manusia baik, manusia beriman, tidak akan lepas dari kebermanfaat diri apa, yang bisa kita torehkan selama kita hidup di dunia.
Kiprah kita adalah bisa memberi warna pada kehidupan. Kiprah yang bisa kita tinggalkan adalah rekam jejak hidup kita untuk dikenali keutamannya, dan kebermanfaatannya. Keutamaan diri merupakan anugrah terbesar pada setiap sosok pribadi yang Allah pilih untuk jadi kesatrianya. Dan, berkiprahlah sebaik yang kita bisa lakukan.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!