REFLEKSI | Keramatkan Diri
Semua pintu berbeda untuk hasil ikhtiar yang di usahakannya. Tinggal kita berpikir, dari pintu mana yang akan kita masuki untuk menjemput rezeki kita....apa pintunya itu dari jalan;
Masuknya dari pintu otak atau pintu otot. Dari pintu skill dan pintu sikil (bercape-cape bekerja keras.. )
Pokoknya, kita itu bagaimana kemampuan diri kita, maka buat dan keramatkanlah diri kita ini. Mengkeramatkan diri adalah dengan cara bagaimana ?
Nih, caranya;
Dengan membekali diri kita dengan ilmu. Dengan cara pandang, memiliki wawasan, dan pemahaman. Dengan pertemanan, relasi dan link pergaulan. Dengan ke ahliannya dan skill yang mumpuni. Dengan dapat dipercaya. Dengan banyak disukai orang. Dengan pikiran pikiran brilian, kita mencari terobosan dan inovasi. Dengan dekat pada Tuhan, dan selalu bersyukur atas nikmatnya. Dengan doa orang tua yang selalu kita mintakan. Dengan doa guru, mursyid, para kiai, pendeta, pastur, sesuai keyakinannya. Dengan semangat diri, rasa optimis, dan yakin pada apa yang kita perbuat... Insyaallah kita bisa.
Nah setelah kita lihat apa yang di tulis di atas tadi sebagai bekal yang harus kita punya. Ternyata kita itu lebih hebat dari hanya seekor ayam!
Ayam saja di jamin rezeki atas hidupnya oleh sang pencipta, Tuhan semesta alam.
Apalagi kita manusia ! Telah di siapkan seperti apa rezeki kita yang pastinya akan kita dapatkan dan miliki.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!