REFLEKSI | Keramatkan Diri
Oleh Bambang Melga Suprayogi
ADA orang kadang tidak sadar, ia merasa paling tidak beruntung hidup di dunia.
Katanya, dunia sangat menyiksanya! Lalu apa kerjanya selama ini ? Ternyata banyak berdiam diri, pengangguran, dan tak gaul pula.
Itu mah namanya kesepian om, stress tak ada teman yang bisa di ajak ngobrol.
Di tambah cekak, tak ada masukan, tak ada income, hehehe. Makanya jangan "kedul," jangan malas. Bila males jemput rezeki, bagian kitapun lewat tak kita dapat! Hihihi.
Kekonyolan manusia itu sangat luar biasa, ia tak melihat diluar dirinya masih banyak mereka yang tidak seberuntung dia, bayangkan mereka yang tuna daksa, tuna rungu dll., mereka yang dengan kekurangan bawaannya, tapi mereka gigih, kuat, bahkan memiliki semangat hidup yang tinggi.
Artinya apa ini ? Ketika kita melihat dua sisi yang berbeda, dengan apa yang mereka perjuangkan. Yang satu memilih putus asa. Yang satunya memilih menjemput asa. Dan semua gambaran itu bagi kita, menginggatkan, bahwa kita harus selalu banyak menambah syukur, dan selalu ingat buat bersyukur!
Rezeki itu adanya di bab ikhtiar, ya... itu jalannya harus dicari. Semua manusia terlahir dengan rezekinya yang sudah ditakar Allah, melalui dari mana pintu yang ia usahakan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!