REFLEKSI | KepadaMu Ku Berpasrah

ED
Jumat, 24 Maret 2023 | 10:35 WIB
Bagikan
REFLEKSI | KepadaMu Ku Berpasrah

Oleh Idat Mustari

KU NASEHATI diriku agar bisa meletakan sedikit perasaan pada akalku, agar dia lembut dan meletakkan sedikit akal pada perasaanku agar dia lurus.

Sungguh seseorang telah memiliki kesabaran yang luar biasa ketika ia mampu diam padahal ada luka dihatinya. Namun sayang itu bukan aku...

Sungguh betapa kuat seseorang ketika ia mampu tersenyum padahal ada seribu tetes air mata yang tertahan. Namun sayang itu bukan aku….

Sungguh siapa saja yang meyakini bahwa setelah kesengsaraan adalah sebuah kebahagiaan dan dan setelah air mata yang mengalir adalah senyuman, maka sesungguhnya orang itu telah melaksanakan ibadah yang amat agung yaitu berprasangka baik kepada Allah. Namun sayang itu bukan aku….

Jika sakitnya dunia membuat seorang hamba merasa lelah maka ia sedang diajarkan untuk tidak larut bersedih, sebab boleh jadi Allah sedang merindukan rintihan suara dari hamba-Nya, yang dipanjatkan dalam doanya. Kepasrahan seorang hamba, sesungguhnya yang Allah nantikan.

Kepasrahaan kepada Allah, tidak cukup sekedar kata-kata melainkan harus diikuti dengan mengrukukan badan, menjatuhkan kepala ke bumi. Bisikan suara hamba saat sedang sujud, suaranya terdengar hingga ke langit.

Semoga Allah senantiasa menurunkan Karunia-Nya pada aku dan dirimu, betapapun tak terhitung banyaknya dosa dan besarnya kemaksiatan yang telah aku lakukan.

Aku dan juga mungkin dirimu adalah orang yang sangat berharap kepada Allah memasukan rasa kebahagiaan atas kepasrahaan kepada-Nya.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.