REFLEKSI | Jangan Iri pada Rezeki Orang
Oleh Idat Mustari
Self reminder,
- Kunasehati diriku dan dirimu, ada resep agar tidak bahagia adalah memelihara rasa iri hati.
SESEORANG telah kena penyakit iri hati jika ada rasa atau keinginan pada dirinya memperoleh nikmat yang sama seperti orang lain peroleh.
Seseorang yang iri hatinya sudah kronis berubah jadi dengki. Seseorang telah kena penyakit dengki, jika ada perasaan keinginan tercabutnya kenikmatan yang didapat oleh orang lain dan berharap kenikmatan itu berpindah pada dirinya.
Akar masalah iri hati adalah kecenderungan untuk membandingkan apa yang dimiliki orang lain dengan apa yang tidak. Ketika mulai membanding-bandingkan, pasti yang terasa lebih dominan adalah kekalahan yang berujung pada rasa iri hati.
Ingatlah bahwa tak ada orang yang memiliki segalanya. Seberuntung apapun seseorang, pasti mereka juga memiliki masalah, kelemahan, dan hal lain sama seperti diri kita sendiri.
Semakin hilang kebiasaan membandingkan -bandingkan rezeki kita dengan orang lain, semakin membuat kita lebih bisa bersyukur, semakin pula hati bahagia.
Ingatlah, bahwa rezeki orang tidak akan pernah sama, sebab itu hak perogratif Allah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!