REFLEKSI | Godaan Iblis
Telah bercerita kepada kami Abu Yazid Al Qarathisy, bercerita kepada kami Asad bin Musa, bercerita kepada kami Al Walid bin Muslim, bercerita kepada kami Mu’aan bin Rifa’ah, dari Ali bin Yazid, dari Al Qasim, dari Abu Umamah, bahwa Tsa’labah bin Hathib Al Anshari mendatangi Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan berkata ; “Ya Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar aku diberikan harta.” Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam bersabda ; “Celaka engkau wahai Tsa’labah ! Sedikit yang engkau syukuri itu lebih baik dari harta banyak yang engkau tidak sanggup mensyukurinya.”
Kemudian Tsa’labah kembali kepadanya, dan berkata ; “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar saya diberikan harta.” Nabi bersabda ; “Apakah engkau tidak suka menjadi seperti Nabi Allah? Demi yang diriku di tangan-Nya, seandainya aku mau gunung-gunung mengalirkan perak dan emas, niscaya akan mengalir untukku. ” Kemudian ia (Tsa’labah) berkata ; “Demi Dzat yang mengutusmu dengan benar, seandainya engkau meminta kepada Allah agar aku dikaruniai harta (yang banyak) sungguh aku akan memberikan haknya kepada yang berhak menerimanya.” Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdo’a ; “Ya Allah, berikankanlah harta kepada Tsa’labah.”
Kemudian ia mendapatkan seekor kambing untuk dipelihara, dan kambing itu berkembang biak, beranak pinak, sebagaimana pesatnya ulat beranak pinak, Kota Madinah terasa sempit dengan peliharaannya yang terus bertambah.
Maka, Tsa’labah mencari tempat lain, menjauh dari Madinah dan ia tinggal di satu lembah.
Karena kesibukannya, ia hanya berjama’ah pada shalat zhuhur dan ‘ashar saja, dan tidak pada shalat-shalat lainnya.
Kemudian kambingnya itu terus semakin bertambah banyak, maka mulailah ia meninggalkan shalat berjama’ah hingga shalat Jum’at juga ia tinggalkan.
Suatu saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bertanya kepada para sahabat; “Apa yang dilakukan Tsa’labah?” Mereka menjawab ; “Ia mendapatkan seekor kambing, lalu kambingnya bertambah banyak sehingga kota Madinah terasa sempit baginya.” Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alahi wa Sallam mengutus dua orang untuk mengambil zakatnya seraya bersabda ; “Pergilah kalian ke tempat Tsa’labah dan tempat fulan dari Bani Sulaiman, ambillah zakat mereka berdua.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!