REFLEKSI | Fitnah
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
FITNAH adalah perbuatan jahat, yang dilakukan untuk membangun kebencian, menghasut orang, mempengaruhi orang untuk percaya sesuatu yang bukan fakta.
Fitnah adalah produk andalan Iblis, yang mampu menyeret manusia tak berakal, lemah iman, dan manusia bodoh untuk gampang masuk dalam perangkap kebencian yang karena itu, fitnah mampu menjadi perusak kebaikan yang Allah telah turunkan, dalam bentuk ketentramannya, kedamaiannya pada suatu masyarakat, dalam suatu wilayah, di kawasan terkecil maupun dalam sekup tatanan masyarakat Bangsa.
Maka munculnya fitnah, mampu menyeret orang lemah iman, lemah akal, untuk berbuat kerusakan, kehancuran, yang berakibat fatal bagi suatu tatanan masyarakat yang awalnya sudah damai dalam kehidupan berbangsanya.
Maka pantas fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan ! Karena Al Qur'an sendiri menjelaskan terkait fitnah mengungkapkan, "Dan Fitnah lebih besar daripada pembunuhan." (QS. Al-Baqarah, ayat 191).
Artinya, sebuah perbuatan dosa besar, yang luar biasa daya rusaknya, sehingga Allah mencantumkan fitnah dalam Al Qur'an, sebagai sesuatu yang tidak bisa di anggap remeh. Ia (fitnah) sangat penting untuk digarisbawahi sebagai musuh semua umat manusia.
Dan ketika kita percaya suatu fitnah, maka kerusakan semua tatanan niscaya akan terjadi pada masyarakatnya.
Fitnah dan sebaran fitnah, sangat patut diwaspadai, kitanya sendiri patut mawas diri tidak terpengaruh fitnah itu sendiri, sangat wajib menjaga diri kita, menjaga masyarakat kita dari timbul dan munculnya fitnah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!