REFLEKSI | Dekat dengan Ulama Akhirat

ED
Jumat, 3 Juni 2022 | 09:40 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Dekat dengan Ulama Akhirat

Imam Al-Ghazali menyimpulkan dari lima ayat Kitabullah, yaitu khasyyah, khusyu’, tawadhu’, husnul khuluq, dan lebih mengutamakan akhirat di banding dunia (zuhud).

Ciri pertama, dari ulama akhirat itu khasyyah, yakni takut kepada Allah. Akhlak ini di simpulkan dari firman Allah:

وَمِنَ ٱلنَّاسِ وَٱلدَّوَآبِّ وَٱلْأَنْعَٰمِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَٰٓؤُا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ‘ulama’.” (QS: Fathir: 28).

Ar-Rabi’ bin Anas pernah berkata, “Siapa pun yang tidak takut kepada Allah, maka dia tidak layak disebut sebagai ‘alim.” Khalifah ‘Umar juga pernah menulis surat kepada Abu Musa al-‘Asy’ari, walinya di Kufah.

Didalamnya beliau menyatakan, “Sesungguhnya fiqh (yakni: kedalaman ilmu) itu bukan dinilai karena banyaknya paparan keterangan, luasnya pembicaraan, atau banyaknya riwayat yang disampaikan. Akan tetapi, yang disebut fiqh itu adalah rasa takut kepada Allah ‘azza wajalla.”

Ciri kedua, khusyu. Khusyu’ adalah terpancarnya cahaya ketenangan dan ketundukan kepada Allah dari dirinya. Sifat ini disarikan dari firman Allah:

وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِمْ خَاشِعِينَ لِلَّهِ لَا يَشْتَرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ ثَمَنًا قَلِيلًا

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.