REFLEKSI | Bismillah
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
BISMILLAH merupakan kata awalan yang selalu di baca sebagai kalimat pembuka untuk membaca surat-surat dari kitab suci umat Islam. Sudah banyak para ulama menafsirkan kalimat 'Bismillah' yang penuh keutamaan itu.
Allah menantang mahluknya baik jin, dan manusia untuk bisa memikirkan apa yang ada dalam kitabnya, bahkan menantang siapapun untuk membuat walau satu ayat seperti kalamNya.
Tantangan Allah, merupakan sindiran bagi kita mahlukNya, karena tak mungkin Mahluk mampu membuat ayat yang memiliki kesempurnaan, kedalaman makna, dan kandungan-kandungan yang berdampak positif bagi dirinya, yang memiliki efek pula untuk pembuka pintu rahasia langit.
Ada yang pernah mencoba, ada juga yang pernah menyisipkan ayat palsu pada Al Qur'an, tapi Allah jaga ayat-ayat sebagai kalamNya itu.
Sehingga kalimat dan ayat palsu, bisa langsung terdeteksi umat, khususnya oleh para ulama saleh kita, karena beda ayat Allah dan ayat palsu buatan manusia, itu ada pada cahayanya, dan ada pada koneksi kuat yang getarannya bisa terasa, khususnya oleh ulama yang kuat batin dan kebeningan hatinya.
Sedangkan ayat palsu tak berefek apa-apa dan tidak memiliki pancaran cahaya keillahian sama sekali, walau kalimatnya itu memukau, dan bernilai sastra sehebat apapun.
Maka mengenali keistimewaan ayat, keistimewaan Al Qur'an, pembukanya ada dalam kalimat agung, yakni kata Bismillah yang luar biasa ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!