REFLEKSI | Berwawasan Luas Kesempurnaan Diri

ED
Sabtu, 23 April 2022 | 07:25 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Berwawasan Luas Kesempurnaan Diri

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

SEMUA kitab suci, mengajarkan banyak kebaikan dan kebenaran, yang menuntun pada jalan lurus untuk mencapai kesempurnaan diri.

Banyak ajaran yang baik, bagus, benar, dan lurus, untuk menjadi pegangan kita, dan kebaikan-kebaikan yang kita adobsi, lalu kita tiru, setidaknya akan membuat kita memiliki pandangan dan pemahaman yang luas, mendalam, pada petunjuk yang benar itu. Sehingga manusia pada akhirnya tidak merugi.

Ingat peristiwa Budha dengan pohon bodhinya, yang dibawah pohon tersebut, akhirnya Budha mendapatkan pencerahan, mencapai kesempurnaan...dengan sebutan Sakyamuni, artinya, orang yang mencapai kebijakan dari kaum Sakya, yang hingga akhirnya, sang Budha menjadi pencerah bagi kaumnya.

Pohon tempat Budha bersemedi itu sangat popular di kalangan penganut Budha. Bagi mereka, pohon ini disebut sebagai pohon Ara (pohon tin/bodhi) yang suci atau dalam bahasa mereka disebut sebagai "Ajabala.”

Lalu mengapa di Al-Qur'an ada surat At Tin ? Adakah hubungannya dengan mencapai kesempurnaan ? Kenapa Pohon Tin ? Teks dalam ayat Al Qur'an memiliki aspek penekanan pada makna yang sebetulnya luas, tidak sempit, dan memiliki potensi pengalian yang mendalam.

"Sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dalam sebaik-baiknya bentuk." (QS. At-Thin: 4)

Sebaik-baiknya bentuk merupakan aspek luar dan dalam, fisik dan akal pikiran, dan itulah kesempurnaan manusia yang membedakannya, dengan mahluk lain, yang Allah beri karunia itu untuk di syukuri, dan di manfaatkan semaksimal mungkin oleh kita.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.