REFLEKSI | Bertemu Waliyullah II
Penulis bersyukur Alhamdulillah, akhirnya bisa penulis saksikan sendiri, siapa orangnya, dan dari mana asalnya. Ini sangat luar biasa, ahlaq seorang waliyullah memang tak ada tandingnya.
Lalu berdekatan dengannya, kita langsung serasa dialiri getaran Nur Allah, yang mampu menyingkirkan daki dan serbuk kotoran yang lama melekat dalam hati kita.
Waliyullah itu, saat ini sedang berjuang menjadi pejuang, kesatrianya Allah, dan ia diiringi ratusan, bahkan ribuan, kawan-kawannya dari manusia terbuang dan terpinggirkan.
Ia menikmati kasih sayang Allah, dengan mendapatkan janji Allah yang nyata, bahwa dunia kini menghamba padanya.
Jika ada pahit, itulah proses awal dalam pencarian diri menemukan Tuhan Nya. Dan setelah menemukan apa yang ia cari, dan Tuhan bersamanya, maka dunia menjadi pelayan baginya, yang ia anggap biasa saja.
Hingga manusia lain melihatnya, itu sebagai bentuk keistimewaan yang tiada tara, yang bagi Wali Allah... ini pun tak bisa memalingkan hatinya, yang hanya terpaut pada Allah semata.
Semoga penulis bisa berjumpa kembali dengannya, aamiin.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!