Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026

REFLEKSI | Bertemu Waliyullah II

ED
Kamis, 12 Januari 2023 | 06:03 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Bertemu Waliyullah II

Ko bisa bertemu seorang waliyullah? Apa ciri-ciri kewaliannya ? Bagaimana kiprah hidupnya ?

Yaa, menjadi seorang wali Allah adalah mutlak hak prerogatifnya Allah. Dia yang diselamatkan kehidupan dunianya, dan ia dibekali kemahabesaranNya, yang dipenuhi pula dengan keberkahanNya.

Seorang wali tidak ada rasa cemas, khawatir, dan takut dalam dirinya !

Pandangan hidupnya lurus, penuh rasa berbaik sangka pada manusia, bahkan rasa asihnya yang tinggi, mampu menjadi pengajaran, bagaimana ia memperlakukan orang yang dimata manusia biasa, si orang ini menjijikan, dimatanya, ia masih memiliki kemuliaan, karena manusia yang dianggap menjijikan itupun, sebenarnya, manusia yang sama, yang juga di ciptakan Tuhan.

Sifat kasih sayangnya sang aulia ini, mampu meluruhkan ego, kesombongan, dan berbagai penyakit hati para manusia yang ia hadapi.

Banyak berkumpul di sekelilingnya, manusia-manusia terbuang, yang malah ia raih, dan bangunkan kesadaran nuraninya, dan ruhiahnya, sehingga mereka bak perjalanan Sayidina Umar, yang akhirnya melakukan pertaubatan, kembali ke jalan Allah, dan malah menjadi para kesatria Allah yang sedang di persiapkan jalan keselamatan dirinya, dalam meniti titian rambut di belah tujuh, Shirothol Mustaqim dunia, hingga mereka mampu lampaui itu bersama-sama, dengan selamat, subhanallah.

Yaa...mari kita renungkan ! Adakah manusia jaman ini, khusunya di Kabupaten Bandung, seseorang yang mampu memberi makan 130 orang, dengan cuma-cuma setiap hari, selama tahunan ?

Atau, adakah manusia di saat ini, yang mampu memberi tempat saudaranya yang banyak itu, tempat untuk berteduh, untuk di tinggali, tanpa ia mengharapkan bayaran ?

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.