REFLEKSI | Beramal ala Usman

ED
Kamis, 17 Februari 2022 | 08:21 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Beramal ala Usman

Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn.

BERAMAL baik itu baik. Beramal baik itu bagus. Beramal baik itu indah. Banyak beramal baik akan memperbanyak pahala kesolehan.

Kehidupan kita selalu baru memperbaharui. Ada hari ini, sekarang! Besok, lusa... dan terus seperti itu tahapan pergilirannya. Kita menjajagi setiap waktu, dan Allah memberikan kesempatan pada kita untuk mengisi waktunya itu.

Pilihannya semua dikembalikan pada kita! Apakah ada kesadaran dari kita mengisi waktu tersebut dengan sesuatu yang bermanfaat?

Bila ada lakukan segera, jangan berpikir lama, takutnya kita malah berubah pikir.

Beramal baik adalah pengunci waktu !! Atau amal kita terpotret, terekam.

Tercatat pada saat itu amal baik kita.

Dan waktu yang kita dapat untuk beramal itu, bagaikan sesuatu yang berharga, seperti halnya sebuah nota pembelian yang di berikan pada kita oleh kasir, apa yang kita beli tercantum semuanya disana, dan seperti itulah amalan kita setiap saat itu.

Tercatat dalam nota amal yang akan di sertakan, untuk kita bawa pada saat Yaumil hisab, untuk disamakan catatannya, dengan yang ada di buku catatan amalan kita. Insyaallah.

Sahabat, beramal itu baiknya dilupakan! Biarkan ia seperti pesan dalam botol yang dibawa oleh ombak laut mengarungi segala gelombang, hingga ia sampai pada tepi pantai yang indah.

Ingat kisah sahabat Usman bin Affan, ia membeli sebuah sumur dari orang Yahudi, untuk masyarakat kota Madinah, yang saat itu sangat kritis air.

Hingga sampai pada ketiadaan sahabat Usman ini, sumur itu tetap membawa keberkahan, dan malah sampai bisa mengairi kebun kurma, dipetik hasilnya, dan dari dana yang terkumpul, bisa membangun gedung 15 lantai sebagai hotel yang dijadikan tempat menampung jamaah saat berhaji.

Sehingga dana yang dihasilkan hotel tersebut, bisa dipakai untuk menyantuni banyak fakir miskin, dan umat mendapatkan manfaat dari apa yang diperbuat Usman, berabad abad setelahnya, yang semuanya itu, sebagai saksi bisu kebaikan amal saleh yang beliau lakukan. Subhanallah.

Lantas apa yang harus kita perbuat dalam beramal itu ?

Beramalah sebanyak-banyaknya, kala kita mampu.

Beramalah yang cerdas sehingga amalan yang kita buat itu, bisa berdampak jangka panjang layaknya apa yang sahabat Usman lakukan.

Beramalah sesuai petunjuk guru, atau mursyid, jika kita memilikinya, seperti Nabi yang menitahkan Usman dalam urusan untuk membeli sumur Yahudi itu.

Beramallah untuk suatu amalan yang besar dan spektakuler, layaknya Usman yang membeli dengan harga tinggi sumur yang dijual Yahudi itu.

Beramalah dengan langsung kita yang melakukan, seperti yang di contohkan Usman, tanpa via orang lain, tapi kita sendiri yang melakukan akadnya.

Beramal dengan harta yang baik, dari harta yang kita miliki.

Demikianlah sahabat, beramal bagi kalangan yang mampu, itu hal yang sangat mudah dilakukan, tapi bisa beramal, bagi kita yang sedang dalam kehidupan pas-pasan, adalah hal yang sangat luar biasa.

Allah tidak melihat besar kecilnya amalan kita. Lantas apa yang Allah lihat dari sebuah amalan itu ?

Adanya empati. Adanya rasa kemanusian. Dan niat baik kita, untuk bisa bermanfaat bagi banyak manusia.

Sahabat, mari kita hidupkan nurani kita. Dengan nurani, dorongan kebaikan kita itu selalu siap akan muncul, kapanpun bila ia terpanggil.

Amalan kita adalah keindahan bagi wujud dan karakter kita. Tak ada yang indah bagi kita, ketika kita dikenal orang sebagai orang yang pelit dan kikir !

Amal baik adalah pembuka kunci surga. Seperti janji Nabi pada Usman yang ia sampaikan ketika menyemangati Usman untuk membeli sumur orang Yahudi itu.

Biarkan amalan kita terus hidup, dan menjadi saksi apa yang pernah kita perbuat, seperti halnya Usman, dia tak menginggat apa yang telah ia sumbangsihkan, tapi amalannya terus hidup, dan mencatatkan namanya terus disebutkan, walau orangnya telah tiada berabad abad lamanya. Subhanallah.

Semoga kita dimampukan bisa berbuat baik, dan menyukai beramal baik. Dan insyaallah, kita semua bisa...amin ya rabbal alamin.

***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.