IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Adab Lebih Tinggi dari Ilmu

ED
Senin, 5 Desember 2022 | 11:35 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Adab Lebih Tinggi dari Ilmu

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.S.

ADAB merupakan segala bentuk sikap, karakter diri, dalam perilaku, dengan cara hidup yang mencerminkan nilai sopan santun, kehalusan, kebaikan, budi pekerti atau tumbuhnya akhlak.

Orang beradab akan menempatkan ilmunya sebagai sebuah keberkahan, dan mensyukuri atas hadirnya ilmu dalam dirinya, dengan menghormati para guru yang telah membuka jalan ilmu buatnya.

Sedangkan, orang berilmu tanpa adab, akan menempatkan ilmunya sebagai sesuatu yang akan ia sombongkan, dan dengan kesombongan akan ilmunya, ia meremehkan siapapun termasuk gurunya.

Ya, beberapa hari kemarin penulis merasa terharu, tiba-tiba saja beberapa anak muda datang menghampiri penulis, meraih tangan penulis, berjabat tangan dan mencium takzim tangan penulis, entah dari arah mana pemuda ini datang, namun yang mengagetkan ia sempat berucap,"Saya mahasiswa bapak, dan saya berterimakasih, bapak telah meluluskan saya pak !" jawabnya.

Begitupun disaat yang sama, seorang gadis cantik menghampiri penulis, lalu menjabat tangan penulis, membungkukkan badannya penuh hormat, tersipu malu, dengan lirih ia berucap, "Terimakasih pak, Alhamdulillah saya bisa lulus karena bapak, walau saya harus lama, sampai enam tahun saya baru lulus kuliahnya, saya mohon maaf pak !", serunya, sambil tangannya menyeka ujung matanya yang tampak sedih dan haru.

Penulis pun membesarkan hatinya, "Persoalan lambat kelulusan adalah persoalan lain, yang penting setelah lulus, semangat hidupmu harus jauh lebih tinggi untuk mengejar kesuksesan yang musti teraih yaa." ujar penulis mencoba membangun semangatnya.

Dilain kesempatan, pada hari minggu sore kemarin, saat penulis menghadiri acara Parahyangan Open Stage, di Universitas Katolik Parahyangan, dimana universitas tersebut, khususnya fakultas filsafat, sedang mengadakan sebuah perhelatan kolaborasi yang menampilkan pertunjukan musik orkestra dan pertunjukan tari, yang dilangsungkan di auditorium PPAG 2 nya yang megah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.