REFLEKSI | Adab Lebih Tinggi dari Ilmu
Kembali seorang pemuda gagah menghampiri penulis,"Saya Nabil pak, mahasiswa bapak !". Ia menjabat tangan dan mencium tangan penulis, dan kami pun akhirnya terlibat obrolan hangat yang tak jauh-jauh obrolannya seputar aktivitasnya setelah ia lulus kuliah beberapa tahun lalu dari Telkom University, tempat penulis mendarmabaktikan diri, dan ternyata, setelah lulus kuliah, ia (mahasiswa ini) bergerak di dunia sinematografi, yang aktivitasnya selalu mengharuskannya, bekerja sama dengan para aktivis musik, untuk mendokumentasikan aktivitas mereka, sebagai pengkaryaan di industri film pendek, untuk kebutuhan movie atau sinemanya.
Sampai sini penulis terharu, mereka yang memasukan ilmunya untuk mengisi hati, telah mematri nama para pengajarnya dikedalaman rasa, sehingga saat ada perjumpaan antara ia dan gurunya, ada kerinduan yang tergambarkan, dan terefleksi itu dari memperlihatkan kehalusan budi pekertinya, dan sempat-sempatnya juga secara spontan, ia mengucapkan rasa terimakasihnya yang tak terhingga, pada guru (dosen) yang ia temui, sebagai ungkapan kegelisahan hatinya yang sampai ia ungkapkan, subhanallah.
Di sini penulis teringat tulisan dari seorang guru yang pernah penulis baca, dan tulisannya sempat viral, terkait pertemuannya dengan seorang muridnya yang cerdas pada jamannya si murid itu ia ajar, dan setelah menjadi seorang berhasil sebagai dokter, adabnya saat bertemu sang guru sangat buruk, ia mengacuhkan si guru, berbeda malah dengan anak muridnya yang urakan pada jamannya ia pernah jadi murid, pada saat si guru ini kesulitan karena kendaraannya mogok, ia bertemu si mantan muridnya yang ternyata masih mengingatnya, dan guru ini di tolong oleh si mantan muridnya yang urakan kala masih sekolah dulu, dan ternyata, dalam hati mantan murid yang urakan ini, ada hati yang lebih mulia dari pada muridnya yang cerdas dan telah jadi dokter itu.
Itulah gambaran istimewanya membangun adab lebih dulu, ilmu di barengi adab, menjadikannya lebih sempurna.
Keberhasilan ilmu yang bermanfaat yang bisa kita dapatkan, akan indah jika dibarengi adab.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!