Reduksi: Refleksi Kreatifitas dalam Pameran Sanggar Olah Seni
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam perjalanan yang dinamis, komunitas seni Sanggar Olah Seni menggelar pameran bertema "Reduksi" selama bulan Ramadan, mengeksplorasi interaksi antara kemandirian dan kolektivitas dalam proses kreatif. Istilah kimia "reduksi" diadopsi untuk menggambarkan proses panjang dalam sistem kreatif, di mana energi dipinjam, dikembalikan, disusun, dan dilempar untuk menciptakan sesuatu yang baru.
Pameran ini, berlangsung dari 21 Maret hingga 15 April, tidak hanya menampilkan karya-karya individu, tetapi juga merayakan Sanggar Olah Seni sebagai ruang kolektif yang memfasilitasi pertukaran energi kreatif. Setiap karya mengisahkan perjalanan pribadi seniman melalui narasi visual yang berbeda, beberapa beradaptasi dengan meminjam energi sekitar, sementara yang lain mengurai dan mengambil kembali energi untuk menciptakan ekspresi baru.
Keberagaman karya dalam pameran ini mencerminkan fotosintesis kreatif yang lebih luas, mengingatkan kita bahwa setiap karya bermula dari ruang edukasi dan pengalaman. Pameran ini mengundang pengunjung untuk merenungkan evolusi kreasi seni dan bagaimana pemahaman karya dapat diperdalam melalui interaksi dengan penciptanya.
Karya seni yang dipamerkan:
- Aep S.Rusadi
- Asgun
- Aspure
- Ayoeng Melaka
- Bambang Harsito
- Buddy Siswanto
- Deny Harnandy
- Erwin Erlangga
- Fredy Rizwan
- Gino Suparna
- Gun Sunarya
- Hassan Pratama
- Heryana
- Irman Rahman
- Jajat Sudrajat
- Jamils
- Jitno Slamet Gerbong
- Kachep
- Moya
- Nenden Simbar R
- Olla
- Lina Paulina
- Rio Sutisna
- Robby Hendrawan
- Santang
- Sujino
- Susentono
- Teddy Osman
- Widi Gustiar
- Wisnu
- Yadi Suryadi
- Yandi Manusia Emas
- Yanti Damayanti
Selamat berpameran, dan semoga energi seni yang dihadirkan Sanggar Olah Seni dapat menginspirasi dan memperkaya pengalaman estetis kita semua.
@rk santang
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!