IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Ratu Aziza Borromeu, "Kami NKRI, kami cinta Indonesia, dimana keadilan buat kami?"

ED
Minggu, 30 Oktober 2022 | 04:39 WIB
Bagikan
Ratu Aziza Borromeu, "Kami NKRI, kami cinta Indonesia, dimana keadilan buat kami?"
  • Tokoh pejuang dan penandatanganan Deklarasi Balibo 1975 (sebagai Raja Kerajaan Alas Manufahi, Yang Mulia Alm. Alexandrino Borromeu), ialah Ayah dari Ratu Azia Borromeu.

VISI.NEWS | BANDUNG - Miris. Itulah kata yang terucap ketika mendengar berbagai penderitaan yang dirasa oleh rakyat di Kerajaan Alas Munafahi Hahilas Alas Husar Ho Binang Timor Lorosai Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ditemui di Padepokan Kawargian Abah Alam, di Sukabungah Sukajadi Kota Bandung Sabtu (29/10/22), dengan rasa sedih dan meneteskan air mata, Ratu Azia Borromeu, menyampaikan banyak cerita yang menimpa dan dirasa oleh rakyatnya.

"Selama kurun waktu lebih dari 20 tahun lamanya, rakyat kami masih menderita jauh dari rasa adil dan sejahtera, saya hanya meminta pemerintah untuk berkunjung dan bertemu langsung dengan rakyat kami," katanya.

Putri dari Raja Borromeu yang juga seorang pejuang tersebut mengaku sangat ingin menyuarakan secara langsung apa yang kemudian dirasa dan dialami oleh rakyatnya terhadap Presiden Indonesia Jokowi.

"Saya acap kali menyuarakan perjuangan secara mati-matian dengan berbagai cara, permintaan kami ke Bapak Presiden Indonesia, agar melihat langsung kondisi penderitaan kami di timur-timur atau NTT," sambungnya.

Apa yang kemudian dirasa oleh Rakyat Indonesia secara umum, tidak pernah dirasa oleh rakyat timur-timur atau NTT, sehingga pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dianggap perlu untuk memperlakukan hal yang sama.

"Kami NKRI, kami cinta Indonesia, dimana keadilan buat kami ? Ketika rakyat secara umum menerima berbagai bantuan dari pemerintah, kenapa berbagai bantuan itu tidak pernah kami terima ?," tegasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.