RAMADANAN | Puasa Hanya Milik Allah, Ini 10 Makna Pahala Puasa
قال القرطبي: معناه أن الأعمال قد كشفت مقادير ثوابها للناس وأنها تضاعف من عشرة إلى سبع مئة إلى ما شاء الله، إلا الصيام فإن الله يثيب عليه بغير تقدير
Artinya: “Al-Qurtubi berkata: maknanya ialah semua amal telah diberi tahu kadar balasannya bagi manusia, bahwa ia akan dilipat gandakan dari 10 hingga 700 kali hingga yang dikehendaki oleh Allah, kecuali puasa karena Allah yang akan membalasnya tanpa ukuran”. (Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari, juz VI, halaman 262).
Puasa merupakan ibadah yang paling dicintai oleh Allah. Namun pendapat ini tidak kuat sebab amal ibadah yang paling dicintai oleh Allah sebagaimana dijelaskan hadits shahih riwayat Ahmad:
واعلموا أن خير أعمالكم الصلاة
Artinya: “Ketahuilah, amal yang paling baik ialah shalat”. (HR Ahmad). Penisbatan puasa kepada Allah merupakan penisbatan dengan tujuan memuliakan dan mengagungkan. Sebagaimana penisbatan baitullah (rumah Allah) meski seluruh tanah yang ada di muka bumi ini adalah milik Allah.
Puasa berarti menjauhi makan, minum dan lainnya dalam artian menjauhkan diri dari syahwat ialah termasuk dari sifat Allah Swt. Hal ini menjadi penyebab puasa istimewa sehingga ia disandarkan pada Allah.
Puasa juga berarti menyejajarkan diri dengan sifat malaikat, karena malaikat tidak bersyahwat. Puasa merupakan ibadah yang dilakukan murni karena Allah dan tidak ada bagian sedikitpun dalam puasa yang diperuntukkan untuk manusia.
Dalam artian hanya Allah yang dapat mengetahui hakikat ibadah puasa hamba-Nya. Penyebab dinisbatkannya puasa kepada Allah ialah ibadah puasa hanya diperuntukkan kepada Allah. Berbeda dengan ibadah lain seperti sedekah, shalat yang digunakan oleh umat lain untuk beribadah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!