Rachel Maryam Sebut Kesejahteraan Prajurit TNI Harus Diperjuangkan
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota DPR RI Rachel Maryam membawa misi agar Tentara Negara Indonesia (TNI) dapat diperhitungkan di dunia global. Masih dalam momen HUT ke-79 TNI, Rachel pun menyatakan siap memperjuangkan kesejahteraan prajurit dari kursi parlemen.
"Kita ingin agar TNI diperhitungkan di kancah internasional, baik dari sisi kualitas maupun keunggulan prajurit sehingga dapat membawa nama baik bangsa,” ungkap Rachel Maryam dalam keterangan tertulisnya kepada Visi.News, Selasa (08/10/2024).
TNI sendiri diketahui tergabung dalam misi perdamaian dunia untuk membantu menangani konflik internasional sejak tahun 1957.
Secara rutin Indonesia setiap tahun mengirimkan pasukan militernya sebagai salah satu bentuk komitmen Indonesia ikut terlibat melaksanakan Misi Pemeliharaan Perdamaian yang digelar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kontingen pasukan perdamaian Indonesia dikenal dengan sebutan Kontingen Garuda (Konga). Saat ini, jumlah prajurit TNI yang menjalankan misi perdamaian PBB ada sekitar 1.800 personel, terbagi dalam enam misi perdamaian PBB di beberapa negara konflik atau negara rawan, yaitu Haiti, Kongo, Sudan, Lebanon, Liberia, dan Sudan Selatan.
Melihat dedikasi para prajurit TNI dan risiko tugasnya yang besar, Rachel yang pada periode DPR sebelumnya bertugas di Komisi I itu menyatakan siap untuk terus memperjuangkan kesejahteraan bagi prajurit.
"Kita juga ingin prajurit-prajurit TNI kita hidup dalam keadaan sejahtera dah hidup layak,” ungkap Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.
Tak hanya bekerja untuk menjaga pertahanan dan kedaulatan negara hingga ke pelosok dan daerah rawan di tanah air, prajurit TNI juga bekerja membantu perdamaian dunia. Hal tersebut sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!