PWNU Jabar Sosialisasi Beasiswa untuk Kalangan Pesantren dan Pengurus NU dari LPDP
Harus dikejar
Sementara itu, dalam paparannya, Direktur Beasiswa LPDP Dr. Dwi Larso mengungkapkan bahwa anggaran pendidikan itu memang harus disiapkan oleh pemerintah. "Ini adalah upaya pemerintah membangun generasi bermutu, dalam mengejar ketertinggalan ilmu, yang harus dikejar oleh masyarakat Indonesia," paparnya.
Sehingga, kata Dwi, alokasi anggaran yang disediakan LPDP bisa digunakan khususnya untuk kaum difabel, daerah tertinggal, pemilik kartu pra sejahtera, PNS, TNI, Polri, wirausahawan, dokter spesialis, pesantren, "Juga beasiswa umum untuk masuk ke universitas kelas dunia dengan pembiayaan beasiswa dari LPDP," tandasnya.
Jika ada masukan atau keberatan terkait teknis persyaratan di LPDP, kata Dwi, masyarakat bisa mengadukannya pada Kementrian Agama atau Kemendikbud untuk mengkompromikan hal ini. "Yang jelas untuk masuk ke LPDP, maka persiapkan persyaratan yang terbaik, utamanya kemampuan berbahasa Inggrisnya," himbau Dwi.
Pada sosialisasi itu, para peserta antusias menanyakan yang kaitan dengan program tersebut. Antara lain apakah mahasiswa on going bisa mendapat bantuan untuk beasiswa LPDP ini.
"Untuk mahasiswa on going tidak bisa karena jika hal itu dimungkinkan, maka otomatis semua mahasiswa yang lainpun akan menuntut hal yang sama," jelas Dwi.
Sedangkan untuk mahasiswa on going yang kesulitan pembiayaan, terutama yang mengbil program S3, Dwi menyarankan mendatangi yayasan di institusinya, untuk memecahkan masalahnya. "Bisa juga ke Dikti, atau ke Kementriannya itu sendiri, dalam beberapa kasusistik permasalahan seperti itu bisa terbantu," terangnya.@bms
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!