Puluhan Tahun Tertutup Lapak PKL, Pemilik Toko Di Jalan Perniagaan Mengaku Lega
ED
Editor
M Purnama Alam
Minggu, 13 Februari 2022 | 13:55 WIB
VISINEWS | SUKABUMI - Ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Perniagaan, Stasiun Timur, Jalan Pasar, Stasiun Barat Kota Sukabumi ditertibkan aparat gabungan (TNI-Polri-Pol PP) juga dilakukan secara inisiatif oleh masing-masing PKL.
Berbagai tumpukan material sampah bekas lapak para PKL itu, terlihat disejumlah ruas jalan, selain itu, ruas jalan nampak luas sehingga akses menuju Pasar Pelita menjadi nyaman.
"Terlihat luas sekali ruas Jalan Perniagaan setelah lapak para PKL ini ditertibkan, nyaman ya akses menuju Pasar Pelita," kata salah seorang warga Pancuran Kembang, Dedi Setiadi.
Apalagi, lanjut Dedi, jika ruas Jalan Perniagaan tersebut dilakukan perbaikan, sehingga menambah kenyamanan bagi setiap orang atau kendaraan yang melintas.
"Kalau dibersihkan terus diperbaiki dan ditata lagi, sepertinya akan lebih bagus dan nyaman kali ya," ujarnya.
Terpisah, salah seorang warga non muslim disekitar Jalan Ahmad Yani mengungkapkan, melihat kondisi Jalan Perniagaan pasca ditertibkan dua hari ini, suasananya seperti kembali ke zaman dulu.
"Ruas jalan yang luas ini, kerap menjadi tempat main saya waktu kecil kalau sore hari, rasanya seperti itu yang dirasakan saya saat ini," ungkap pria berusi 50 tahun yang tidak menyebutkan identitasnya.
Ditemui di lokasi normalisasi, Minggu (13/2/22), ia mengaku sudah tinggal di Kota Sukabumi puluhan tahun silam, keluarganya mewarisi toko perabotan rumah tangga sejak tahun 1960 silam.
"Saya buka toko perabotan, toko tempat usaha saya disekitar Jalan Perniagaan ini, dan sudah ada sejak mendiang kakek saya semasa masih hidup," paparnya.
Dengan adanya kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi saat ini, Dedi mengaku lega, pasalnya selama kurang lebih puluhan tahun ini, tokonya tertutup PKL.
"Selama ini kan ketutup sama para PKL, jadi jarang kelihatan sama pembeli kadang kelewatan, hari ini jadi enak lebih terang juga," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!