Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang./visi.news/ist.
VISI.NEWS | JAKARTA - Nanik Sudaryati Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana. Penunjukan tersebut menjadikan mantan jurnalis senior itu sebagai pimpinan lembaga yang bertanggung jawab mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Bapak Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Dayang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Mensesneg, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers, Selasa (2/5/2026).
Lalu siapa sebenarnya Nanik S Deyang?
Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Karier profesionalnya dimulai dari dunia jurnalistik sebagai wartawan di Tabloid Bangkit. Dari ruang redaksi, kariernya terus berkembang hingga menduduki sejumlah posisi manajerial di berbagai perusahaan media nasional.
Berdasarkan Data Pers 2014, Nanik pernah menjabat sebagai pemimpin umum majalah Femme, direktur utama tabloid Info Kecantikan, serta komisaris di sejumlah media, antara lain Info Kuliner, Peluang Usaha, dan The Politic. Pengalaman tersebut membentuk rekam jejaknya tidak hanya sebagai jurnalis, tetapi juga pengelola media.
Dalam perjalanan kariernya, Nanik dikenal aktif mengikuti berbagai isu sosial, ekonomi, dan politik. Ia juga terlibat dalam sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat serta pengentasan kemiskinan.
Namanya semakin dikenal luas ketika bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019. Saat itu, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Setelah Prabowo memenangkan Pilpres 2024, Nanik masuk dalam jajaran pemerintahan. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024, ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode 2024 hingga 2029. Pada Juni 2025, ia juga dipercaya sebagai komisaris independen PT Pertamina (Persero).
Kariernya kemudian berlanjut di Badan Gizi Nasional. Pada 17 September 2025, Nanik diangkat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Pengalaman di posisi tersebut menjadi bekal sebelum akhirnya dipercaya memimpin BGN.
Di luar kiprahnya sebagai jurnalis dan pejabat publik, nama Nanik juga sempat menjadi perhatian saat kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet mencuat pada 2018. Dalam proses penyelidikan perkara tersebut, ia pernah dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Kini, dengan pengalaman di bidang media, komunikasi publik, dan pemerintahan, Nanik dipercaya memimpin BGN dalam mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di tingkat nasional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!