Pria Bejat Cabuli Dua Kali Anak Berkebutuhan Khusus

ED
Rabu, 8 November 2023 | 09:57 WIB
Bagikan
Pria Bejat Cabuli Dua Kali Anak Berkebutuhan Khusus

VISI.NEWS | SIDOARJO - Kasus pencabulan terhadap seorang perempuan terjadi lagi di wilayah hukum Polresta Sidoarjo. Korbannya diketahui berinisial Anggrek (17) warga Wonokromo Surabaya seorang pelajar SLB di Sidoarjo ini, telah di cabuli oleh tersangka S (42) warga Polo Wonokromo Surabaya.

Kapolresta Sidoarjo,Kombes Kusumo Wahyu Bintoro kepada media di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (7/11/2023) mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan pelaku kasus pencabulan tersebut.

Peristiwa terungkap saat korban Anggrek sedang berjalan sendirian di jalan bypass Krian Sidoarjo yang ditemukan oleh seorang guru tempatnya korban bersekolah dan di antarkan ke rumah bibinya yang beralamat di Kecamatan Buduran Sidoarjo.

Disitulah korban bercerita kalau dirinya habis di ajak nginap oleh pelaku di sebuah penginapan yang ada di surabaya.

"Kronologis bermula dari hasil pemeriksaan bahwa pelaku S mengaku kenal dengan korban melalui aplikasi media sosial pertemanan Veeka. Selanjutnya pelaku mengajak korban untuk bertemu di terminal Pulo Wonokromo, lalu mengajak ke tempat penginapan. Jadi korban di bujuk rayu untuk melakukan hubungan suami istri dengan dalih akan di nikahi," ungkap Kombes Kusumo.

Dalam penyidikan pelaku S mengatakan bahwa dirinya sudah 2 kali melakukan hubungan badan dengan korban di tempat penginapan.

Adapun motif pelaku melakukan hal itu karena sangat bernafsu pada waktu itu dan sudah tidak berhubungan badan lama dikarenakan istrinya sudah meninggal dunia.

Kapolresta Sidoarjo Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, bahwa tersangka akan dijerat pasal Pencabulan Sub Persetubuhan terhadap anak dibawah umur, pasal 81 ayat (2) UU nomor 76 tahun 2016 dan pasal 82 ayat (1) Jo. Pasal 76E UU nomor 76 tahun 2016

UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentamg penetapan pemerintah pengganti undang-undang no.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

“Ancaman hukuman 5 hingga 15 tahun penjara,” ungkapnya.

@agung hf

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.