TNI AD Ungkap Penyebab Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk 31 Aug 2026 Soroti Anggaran Bakom Capai Rp1,9 Triliun, Sugiat Santoso Minta Kinerja Terukur 31 Aug 2026 Presiden Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang 31 Aug 2026 Jadwal Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027: Indonesia vs Malaysia 31 Aug 2026 Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 TNI AD Ungkap Penyebab Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk 31 Aug 2026 Soroti Anggaran Bakom Capai Rp1,9 Triliun, Sugiat Santoso Minta Kinerja Terukur 31 Aug 2026 Presiden Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang 31 Aug 2026 Jadwal Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027: Indonesia vs Malaysia 31 Aug 2026 Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026

Presiden Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang

Desi Rossilawati
Senin, 31 Agustus 2026 | 15:10 WIB
Bagikan
Presiden Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Senin (31/8/2026)./visi.news/BPMI Setpres.

VISI.NEWSPresiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Muktamar ke-35 NU berlangsung selama lima hari, sejak 27 hingga 31 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut menghasilkan keputusan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam terpilih dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.

Acara penutupan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan lagu Syubbanul Wathon. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh.

Selanjutnya, Ketua Panitia Muktamar Saifullah Yusuf menyampaikan laporan hasil pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

“Kami ingin mengucapkan selamat kepada Yang Mulia Kiai Miftachul Akhyar yang kembali mendapatkan amanah sebagai Rais Aam PBNU, dan juga selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz yang mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum PBNU,” katanya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU yang terpilih untuk masa khidmat 2026-2031.

Prabowo juga mengapresiasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dinilai berlangsung sukses, guyub, rukun, dan damai.

“Saya ucapkan selamat kepada pimpinan NU yang terpilih. Saya ucapkan selamat atas berjalannya muktamar dengan sukses, dengan guyub, dengan rukun,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menerima Kartu Tanda Anggota NU (Kartanu). Kartu tersebut diserahkan secara langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Setelah itu, Prabowo secara resmi menutup rangkaian Muktamar ke-35 NU dengan penabuhan bedug.

“Selamat atas terlaksananya muktamar ke-35 dan negara bangsa dan umat menunggu dharma bakti Nahdlatul Ulama di hari-hari, bulan-bulan, dan tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya.

Pemukulan kentungan oleh Presiden Prabowo turut menjadi penanda berakhirnya Muktamar ke-35 NU. Momentum tersebut sekaligus mengawali amanah baru kepengurusan PBNU masa khidmat 2026-2031.

Kepengurusan baru PBNU diharapkan dapat terus menjaga persatuan, merawat kerukunan, serta memberikan dharma bakti bagi umat, bangsa, dan negara.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.